Mitos Babi Ngepet: Kajian Sejarah dan Budaya di Indonesia
- account_circle M Effendi
- calendar_month Senin, 16 Okt 2023
- print Cetak

Ilustrasi Babi Ngepet. (Foto Freepik)
Indo1.id – Hewan babi ngepet adalah mahluk yang lekat dengan cerita mitos di masyarakat, terutama pada malam Jumat.
Konon, babi ngepet dapat membuat seseorang menjadi kaya mendadak dengan menjaga lilin agar tidak padam.
Asal-usul kata “babi ngepet” diambil dari bahasa Jawa Kuno, di mana “babi” disebut “celeng,” yang konon mengacu pada tempat penyimpanan uang atau “celengan.”
Mitos babi ngepet berkembang menjadi cerita rakyat di Indonesia, menggambarkan babi ngepet sebagai sosok siluman babi dari gunung.
Dalam kepercayaan ini, ilmu babi ngepet bisa diperoleh dari seorang kuncen gunung dengan tumbal tertentu.
Orang yang menganut ilmu babi ngepet dapat berubah menjadi seekor babi ngepet setelah menggunakan rompi dan bersujud.
Babi ngepet diceritakan dapat mengambil uang dari orang dengan menggesek-gesekan tubuhnya ke dinding rumah yang diincar.
Sejarawan Kuntowijoyo mengungkapkan bahwa kepercayaan ini berhubungan dengan pesugihan, yang berkaitan dengan budaya masyarakat agraris.
Saat itu, orang percaya bahwa untuk hidup kaya, perluasan lahan pertanian sangat diperlukan.
Oleh karena itu, muncul kepercayaan tentang babi ngepet yang bisa membuat orang kaya tanpa bekerja keras di ladang.
Meskipun mitos babi ngepet masih bertahan, di era modern ini, banyak cara untuk menghasilkan uang tanpa harus bekerja di ladang atau kantor, sehingga kepercayaan ini mungkin sudah tidak relevan lagi.
Kepercayaan ini mencerminkan sejarah dan budaya masyarakat agraris di masa lalu.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar