Tarif Tol Semarang-Solo Naik, Ini Penjelasan dari PT Jasamarga!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Senin, 27 Nov 2023
- print Cetak

Tol Semarang Solo exit Tol Bawen. (Foto: Lamudi)
Indo1.id – Tarif tol Semarang-Solo mengalami kenaikan mulai hari Senin, 27 November 2023. Kenaikan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 752/KPTS/M/2021 tertanggal 9 Juni 2021.
Menurut penjelasan dari PT Jasamarga Semarang Solo Ngawi (JSSN), operator jalan tol Semarang-Solo, kenaikan tarif tol ini merupakan penyesuaian tarif yang dilakukan setiap dua tahun sekali sesuai dengan kontrak konsesi.
“Penyesuaian tarif tol ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kewajiban pelayanan operator jalan tol dengan kewajiban pembayaran kembali pinjaman modal investasi, biaya operasi dan pemeliharaan, serta memenuhi kewajiban lainnya sesuai dengan perjanjian konsesi,” kata Direktur Utama PT JSSN, Bambang Eko Cahyono, dalam keterangan resmi yang diterima awak media.
Bambang menambahkan, kenaikan tarif tol ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan tol, termasuk dalam hal keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas.
Berikut adalah daftar tarif tol Semarang-Solo yang baru per 27 November 2023:
| Golongan | Tarif Lama (Rp) | Tarif Baru (Rp) | Kenaikan (Rp) |
|:——–:|:—————:|:—————:|:————-:|
| I | 75.000 | 92.000 | 17.000 |
| II | 112.500 | 138.500 | 26.000 |
| III | 112.500 | 138.500 | 26.000 |
| IV | 150.000 | 184.500 | 34.500 |
| V | 150.000 | 184.500 | 34.500 |
Tarif tol Semarang-Solo ini berlaku untuk ruas Ungaran-Kartasura sepanjang 72,64 km. Sementara untuk ruas Kartasura-Solo/Ngemplak sepanjang 11,5 km, tarif tol tidak mengalami perubahan.
PT JSSN berharap, dengan kenaikan tarif tol ini, pengguna jalan tol dapat merasakan pelayanan yang lebih baik dan optimal.
PT JSSN juga mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerjasama dari pengguna jalan tol Semarang-Solo.
- Penulis: Nugroho

