Sejarah Kalender Jawa: Dimulai dari Cetus Sultan Agung pada Tahun 1633 Masehi
- account_circle M Effendi
- calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
- print Cetak

Kalender Jawa. (Foto Bintangsempurna)
Indo1.id – Kalender Jawa, sebuah sistem penanggalan khas yang menggabungkan unsur Hindu dan Jawa, memiliki akar sejarah yang mendalam.
Dikutip dari laman jurnal berjudul “Kalender Jawa Islam Menurut Ronggowasito dalam Serat Widya Pradhana” (2003) karya Yumna Nur Mahmudah dan Ahmad Izzuddin, palimpsest kalender ini dimulai pada tahun 1633 Masehi.
Menurut penelitian tersebut, Sultan Agung Hanyokrokusumo adalah tokoh yang pertama kali mencetuskan penggunaan kalender Jawa pada tahun tersebut.
Keputusan ini menggabungkan unsur-unsur Hindu dan Jawa dalam sistem penanggalan, menciptakan warisan kultural yang berkelanjutan.
Sejak saat itu, kalender Jawa telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Jawa, mencerminkan kekayaan sejarah dan kebudayaan mereka.
Dengan dasar waktu yang unik, kalender ini tidak hanya mencerminkan aspek-agsep sejarah, tetapi juga nilai-nilai keagamaan dan kepercayaan masyarakat Jawa.
Dalam konteks globalisasi modern, keberlanjutan penggunaan kalender Jawa menjadi bukti kuat akan ketahanan budaya masyarakat Jawa.
Meskipun zaman terus berubah, warisan sejarah Sultan Agung pada tahun 1633 Masehi tetap hidup melalui penggunaan kalender Jawa yang tetap menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari.
- Penulis: M Effendi

