KedaiKOPI: Popularitas Dedi Mulyadi Tertinggi, Tapi Bisa Disusul dengan Kerja Mesin Partai!
- account_circle Supriyadi
- calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
- print Cetak

ILUSTRASI PILKADA 2024
Indo1.id – Dedi Mulyadi bakal calon gubernur Jawa Barat diusung dari Partai Gerindra menempati urutan teratas dari berbagai lembaga survei.
Direktur Riset dan Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI Ibnu Dwi Cahyo menjelaskan tingginya popularitas dan elektabilitas Dedi Mulyadi disebabkan Ridwan Kamil ke pilkada Jakarta sampai sosok Prabowo Subianto.
“Tentu bukan hal mengejutkan Kang Demul menjadi tokoh paling berpeluang menjadi pemenang di pilkada Jawa Barat. Selain faktor RK yang ke Jakarta dan faktor Prabowo, Kang Demul mendulang popularitas juga dari berbagai kegiatan yang dilakukannya, terutama saat mendampingi Pegi Setiawan di kasus Vina,” jelas melalui keterangannya, Sabtu (24/8).
Ditambahkan Ibnu, tingginya popularitas Dedi Mulyadi bukan berarti tidak bisa dikejar, menurutnya masih ada peluang bagi kontestan lain.
Selama ini belum ada calon lain yang menonjol selain Demul dan RK, namun dengan putusan MK kemarin sepertinya parpol-parpol jadi semakin percaya diri untuk bisa maju.
“Bila mesin partai bekerja optimal, seharusnya dalam waktu 2-3 bulan ini persaingan pilgub jabar bisa semakin menarik,” terangnya.
Dijelaskan olehnya, pada 2018 lalu misalnya mesin partai seperti PKS membuktikan bisa mendongkrak perolehan suara pasangan Sudrajat-Syaikhu hampir 30 persen, tidak terpaut jauh dari Ridwan Kamil – Uu.
“PKS punya Ahmad Syaikhu dan Kang Haru, bila salah satunya maju saya rasa mesin partai akan bekerja optimal. PDIP juga punya Ono Surono yang sudah tampil di berbagai platform media sosial dengan rambut gondrongnya,”
“Kedua partai tersebut mengusung kader sendiri, sudah seharusnya partai melakukan hal tersebut pasca putusan MK soal syarat dukungan calon pilkada dan itu bisa mendorong mesin partai bekerja lebih optimal” terang Ibnu.
Ditambahkan oleh Ibnu, Putusan MK seharusnya mendorong parpol untuk berani memajukan kadernya di pilgub Jabar kali ini. Tentu kita masih menunggu siapa calon dari Golkar, PKB, PAN, Nssdem maupun Demokrat.
“Jabar saya rasa tidak kekurangan tokoh, di PAN masih ada Bima Arya, PKB ada Syaiful Huda, Nasdem ada Ilham dan kita masih menunggu siapa jagoan Golkar yang akan maju, entah mendampingi Demul atau maju sendiri,” jelasnya.
- Penulis: Supriyadi

