Terdampak Tol Harbour Road II, PLN Pastikan Keamanan Sistem Kelistrikan

  • Bagikan
Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Priok Timur-Priok Barat-Plumpang yang terdampak pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Harbour Road II

Lebih lanjut, Jarot menjelaskan bahwa untuk mendukung kelancaran proyek ini, PLN berkomitmen memastikan semua aktivitas pekerjaan pembangunan jalan tol berada pada jarak aman dari instalasi kelistrikan, sesuai dengan regulasi yang diatur dalam Permen ESDM No. 13 Tahun 2021.

“Inspeksi ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua komponen pekerjaan tol, seperti pier dan tiang penyangga, tidak menimbulkan risiko terhadap SUTT 150 kV yang merupakan salah satu tulang punggung penyaluran tenaga listrik di kawasan tersebut,” pungkas Jarot.

Baca Juga :  Pesawat Asian One Ditembak KKB Di Papua Tengah.

Manajer PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Ancol, Ahmad Ade Syuhada, saat memimpin inspeksi, mengatakan bahwa pihaknya akan memantau proses pekerjaan konstruksi guna memastikan pasokan listrik tetap andal dan aman serta memastikan personil yang bertugas telah memakai alat pelindung diri (APD) sesuai ketentuan.

“Kami akan terus melakukan koordinasi dan inspeksi rutin untuk memastikan bahwa proyek ini berjalan lancar guna menjaga keamanan dan keselamatan sistem kelistrikan,” ujar Ade Syuhada.

Baca Juga :  Tarif Listrik Triwulan IV Tidak Naik, PLN Jaga Pelayanan Listrik Tetap Andal

Sebagai salah satu PSN, Tol Harbour Road II ditargetkan selesai pada tahun 2025. Dengan dukungan dan kolaborasi dari PLN serta instansi terkait, diharapkan penyelesaian jalan tol ini berjalan lancar sesuai dengan target.

  • Bagikan