Paslon Urut 1 dan 2 Saling Adu Gagasan Saat Debat Digelar KPU Kota Depok

  • Bagikan
KPU Kota Depok menggelar debat kedua pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota pada Kamis 14 November 2024 malam.

“Imam-Ririn akan melanjutkan program ini dengan menambahkan modal usaha dan dan melalui koperasi, dan lembaga keuangan lainnya,” tuturnya.

Kemudian Imam – Ririn melanjutkan program yang sudah dijalani oleh Pemerintah Kota Depok yakni bekerja di luar negeri.

“Keempat pengiriman tenaga kerja di Jepang dan kerja luar negeri lainnya melanjutkan pemerintahan Pak kyai dan Imam,” kata Imam.

Lalu Imam menambahkan program lainya pasangan nomor urut 1 ini akan membangun kreatif hub.

Baca Juga :  Denny Indrayana: Tidak Ada Bocoran Rahasia Negara Terkait Rumor Putusan MK

“Sekarang lagi tren adalah kreatif hub. Insya Allah kami akan membangun kreatif dengan beberapa sarana satu kreatif space, kedua working space, ketiga maker space dan ruang pertunjukan,”

“Insya Allah Imam Ririn akan melanjutkan program-program yang akan dilakukan setelah kami menang Insya Allah, pilih nomor 1,” ungkap Imam.

Sementara itu paslon Supian-Chandra
atasi pengangguran dengan membangun Balai Latihan Kerja (BLK).

Baca Juga :  KPU Kota Depok Gencar Sosialisasi: Optimistis 80 Persen Partisipasi

Kata Supian, BLK bisa membantu memetakan jumlah pengangguran dan latar belakang pendidikan pencari kerja.

“BLK menjadi salah satu kunci harus ada, kita ga bisa menyelesaikan kalau kita belum punya BLK. Dan menjembatani lowongan dengan perusahaan-perusahaan,” ucap Supian.

Supian menekankan pentingnya kerja sama Pemkot Depok dengan perguruan tinggi yang ada di Depok.

Baca Juga :  Puan Maharani Komentari Kaesang Pangarep Saat Pakai Kaus PSI

“Kita perlu bekerja sama dengan kampus untuk memberikan pelatihan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri,” ujar mantan Sekda Kota Depok periode 2021-2024 ini.

Pria yang akrab disapa SS ini berkomitmen untuk mendukung anak muda kreatif di Kota Depok.

“Kami ingin menyediakan ruang bagi hobi dan kreativitas anak muda, termasuk yang menekuni olahraga,” kata SS.

  • Bagikan