Indo1.id – Persiapan Kota Depok sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 terus dimatangkan. Hingga akhir September, kesiapan penyelenggaraan dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen.
Sejumlah venue pertandingan di Kota Depok disebut hampir seluruhnya siap digunakan untuk mendukung pelaksanaan ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Mangguluang Mansyur mengatakan masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus dituntaskan, terutama pada salah satu venue di kawasan Hankam.
“Secara keseluruhan sudah rampung semua, tinggal itu saja venue. Ya mungkin sudah 90 persen,” kata Mangguluang seusai mengikuti rapat koordinasi persiapan Porprov Jabar di Depok, Rabu (30/9/2026).
Menurut Mangguluang, penyelesaian venue yang masih membutuhkan pekerjaan menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kota Depok menjelang dimulainya pertandingan.
Ia memastikan pekerjaan tersebut harus segera dituntaskan agar tidak mengganggu jalannya pertandingan Porprov Jawa Barat 2026.
“Kalau sesuai dengan laporan dari Ketua PB Porprov, dari sisi venue masih ada yang kurang di lapangan Hankam. Itu harus segera kita selesaikan sebelum pelaksanaan Porprov,” ujarnya.
Fokus Beralih ke Kesiapan Kontingen
Selain memastikan sarana pertandingan siap digunakan, Pemerintah Kota Depok mulai memusatkan perhatian pada kesiapan kontingen yang akan berlaga dalam Porprov Jabar 2026.
Mangguluang yang juga menjalankan tugas sebagai Chief de Mission (CdM) kontingen Kota Depok mengatakan koordinasi saat ini tidak hanya menyangkut venue, tetapi juga kebutuhan para atlet.
“Kalau sekarang ini pertama sebagai CdM, lebih fokus kepada atlet kita, kepada kontingen,” katanya.
Sejumlah kebutuhan kontingen mulai dipersiapkan, termasuk penginapan, pelaksanaan kegiatan selama Porprov, hingga perlengkapan yang akan digunakan para atlet.
Berdasarkan laporan dari KONI Kota Depok, kebutuhan seragam kontingen juga tengah dalam proses penyelesaian.
“Persiapan kontingen kita, baik itu dari sisi penginapan, dari pelaksanaan dan lain sebagainya. Tadi dari laporan Ketua KONI, seragam juga sudah dalam proses,” ujar Mangguluang.
Pelepasan Kontingen Dijadwalkan 23 Oktober
Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemkot Depok turut membahas agenda pelepasan kontingen Kota Depok yang direncanakan berlangsung pada 23 Oktober 2026.
Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan akhir sebelum para atlet Depok menjalani pertandingan dalam Porprov Jawa Barat.
“Pelepasan tanggal 23 Oktober, itu juga yang tadi kita bicarakan bersama. Mudah-mudahan semuanya jalan,” kata Mangguluang.
Pemkot Depok juga berencana melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memberikan dukungan kepada atlet yang nantinya bertanding.
Keterlibatan OPD tersebut akan diarahkan pada pemberian dukungan langsung kepada kontingen Depok selama mengikuti pertandingan.
“Kita akan jadwalkan itu, termasuk nanti pelaksanaan melibatkan semua OPD, perangkat daerah untuk bisa berkunjung, untuk memberikan dukungan, support kepada atlet kita,” ujarnya.
Dengan kesiapan yang telah mencapai sekitar 90 persen, pekerjaan rumah Depok kini berada pada tahap penyelesaian akhir, terutama memastikan venue Hankam dapat segera digunakan serta memastikan seluruh kebutuhan kontingen terpenuhi.
Porprov Jawa Barat 2026 bukan hanya menjadi agenda kompetisi bagi para atlet, tetapi juga menjadi momentum bagi Kota Depok untuk menunjukkan kesiapan sebagai salah satu daerah yang dipercaya menjadi tuan rumah.









Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.