Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari BNN Menuju Kapolri, Catatan Pengabdian Suyudi Ario Seto dalam Pemberantasan Narkotika

Dari BNN Menuju Kapolri, Catatan Pengabdian Suyudi Ario Seto dalam Pemberantasan Narkotika

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • print Cetak

Indo1.id – Perjalanan Komisaris Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. di Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berakhir setelah lebih dari satu tahun menjalankan amanah sebagai Kepala BNN. Pada 1 Oktober 2026, Suyudi resmi dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), setelah sebelumnya menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI.

Suyudi mulai menjabat sebagai Kepala BNN setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 25 Agustus 2025. Pengangkatannya ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Narkotika Nasional. Ia menggantikan Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN RI.

Selama memimpin BNN, salah satu pendekatan yang terus dikedepankan Suyudi adalah konsep “War on Drugs for Humanity”. Pendekatan tersebut menempatkan pemberantasan narkotika tidak hanya dalam kerangka penegakan hukum terhadap jaringan peredaran gelap, tetapi juga melalui pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, serta perlindungan terhadap kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika.

Dalam evaluasi kinerja BNN Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan kepada Komisi III DPR RI pada Februari 2026, BNN mencatat pengungkapan 773 kasus tindak pidana narkotika dengan 1.214 tersangka. Pada periode tersebut, BNN juga menyita 4,01 ton sabu, 2,19 ton ganja, dan 1,2 ton ketamin.

Selain penindakan perkara narkotika, BNN melaporkan pengungkapan enam perkara tindak pidana pencucian uang terkait narkotika dengan total aset yang disita senilai Rp144,19 miliar. Data tersebut menunjukkan bahwa pemberantasan narkotika yang dijalankan BNN juga mencakup upaya menelusuri dan memutus aliran hasil kejahatan melalui pendekatan tindak pidana pencucian uang.

Di bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, BNN pada 2025 membentuk 1.910 Remaja Teman Sebaya Anti Narkotika serta menetapkan 214 Desa/Kelurahan Bersinar atau Bersih Narkoba. Sementara di bidang rehabilitasi, BNN melaporkan telah memberikan layanan kepada 14.527 orang serta memperkuat 649 lembaga rehabilitasi mitra.

Memasuki 2026, perhatian BNN juga diarahkan pada perlindungan anak dan generasi muda. Salah satu program yang diperkuat adalah ANANDA BERSINAR, singkatan dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika. Gerakan tersebut diluncurkan dalam rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 dengan menempatkan anak sebagai salah satu pusat perhatian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui penguatan peran keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Perhatian terhadap pendekatan hukum dan kemanusiaan juga tercermin ketika Suyudi memperoleh gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) Bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara pada 31 Januari 2026. Berdasarkan keterangan resmi BNN, penganugerahan tersebut diberikan atas kontribusi, pemikiran, dan pengabdian yang dinilai berkaitan dengan pengembangan dan penegakan hukum, khususnya dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Penghargaan lain juga diterima Suyudi selama menjalankan tugas sebagai Kepala BNN. Pada September 2026, ia memperoleh penghargaan Tokoh Anti Narkoba 2026 dalam Appreciation Night yang diselenggarakan PT Kabar Grup Indonesia. Berdasarkan keterangan BNN, penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi terhadap komitmen dan dedikasinya dalam memperkuat upaya P4GN, dengan salah satu program yang menjadi sorotan adalah ANANDA BERSINAR.

Hingga menjelang berakhirnya masa tugasnya sebagai Kepala BNN, agenda pemberantasan narkotika tetap dijalankan. Pada September 2026, BNN masih mendorong penguatan sinergi antarlembaga dan memperkenalkan sejumlah program, antara lain ANANDA BERSINAR, Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN), rehabilitasi keliling, tele-rehabilitasi, serta penguatan layanan melalui Call Center BNN 184.

Setelah menjalankan tugas di BNN, perjalanan Suyudi berlanjut ke institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pada 1 Oktober 2026, Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri melalui keputusan secara aklamasi setelah pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan. Proses tersebut dilakukan berdasarkan Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan tersebut, Suyudi menyampaikan gagasannya mengenai arah kepemimpinan Polri, termasuk pentingnya menjaga ruang aman bagi pembangunan, memberikan kepastian hukum, melindungi masyarakat, mencegah gangguan keamanan, serta menindak tindak pidana sesuai dengan kewenangan Polri.

Dengan dilantiknya Suyudi sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026, berakhir pula masa pengabdiannya sebagai Kepala BNN. Lebih dari satu tahun berada di lembaga yang menjadi garda depan pemberantasan narkotika nasional, Suyudi meninggalkan catatan berupa berbagai program pencegahan, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, hingga penindakan terhadap jaringan narkotika dan pencucian uang terkait narkotika.

Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya dalam menjalankan amanah baru sebagai Kapolri. Tantangan yang dihadapinya pun berubah dari memimpin lembaga khusus di bidang P4GN menjadi memimpin institusi kepolisian dengan ruang lingkup tugas yang jauh lebih luas.

Peralihan tersebut sekaligus menandai babak baru pengabdian Bapak Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. di tengah agenda penegakan hukum dan perlindungan masyarakat di Indonesia.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edi Darmawan Sempat Kasih Napas Buatan ke Mirna Salihin? Begini Jawaban Menohok Dokter Ahli Forensik

    Edi Darmawan Sempat Kasih Napas Buatan ke Mirna Salihin? Begini Jawaban Menohok Dokter Ahli Forensik

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Kematian Mirna Salihin hingga saat ini masih menyita perhatian publik. Viralnya kasus kopi sianida pada 2016 silam rupanya masih menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini. Begitu juga dengan penyebab tewasnya Mirna Salihin usai meminum kopi sianida pun masih dicari tahu hingga kini kebenarannya. Seperti diketahui, kasus kopi sianida yang berkaitan dengan Jessica Wongso dan […]

  • Ini Daftar Nama Lengkap Pimpinan Komisi I Hingga Komisi XI DPR-RI

    Ini Daftar Nama Lengkap Pimpinan Komisi I Hingga Komisi XI DPR-RI

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Seluruh anggota di Komisi I hingga Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah menetapkan nama-nama pimpinan komisi. Penetapan itu terbentuk setelah Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Selasa (29/10/2019), dan menyetujui daftar anggota di masing-masing komisi. Berikut adalah daftar lengkap formasi pimpinan Komisi I hingga Komisi XI DPR RI seperti dikutip […]

  • Ramadhan, Masjid Istiqlal Gelar Salat Tarawih Berjamaah

    Ramadhan, Masjid Istiqlal Gelar Salat Tarawih Berjamaah

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Indo1 – Pemerintah bersama Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar telah memutuskan untuk memperbolehkan pelaksanaan salat tarawih berjamaah di Masjid Istiqlal pada bulan suci Ramadan tahun ini, 1442 H. Hal itu didasari atas berbagai pertimbangan tanpa mengindahkan aturan protokol kesehatan. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengingatkan pelaksanaan salat tarawih […]

  • Ini Manfaat Kesehatan dari Mengkonsumsi Belalang Goreng, Pernah Cobain?

    Ini Manfaat Kesehatan dari Mengkonsumsi Belalang Goreng, Pernah Cobain?

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Belalang goreng adalah makanan khas dari Gunungkidul yang terkenal dengan rasa gurih dan lezatnya. Selain memberikan kenikmatan bagi lidah, makanan ini juga memiliki sejumlah manfaat yang baik bagi kesehatan. Berikut ini adalah empat manfaat mengkonsumsi belalang goreng untuk tubuh: Meningkatkan kecerdasan anak Belalang memiliki kandungan protein yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, terutama […]

  • Rekomendasi 5 Ponsel dengan Kamera LEICA Terbaik Awal 2025

    Rekomendasi 5 Ponsel dengan Kamera LEICA Terbaik Awal 2025

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Hanken Arya
    • 0Komentar

    Indo1.id – Jika Anda mencari smartphone dengan kualitas fotografi setara kamera profesional, berikut adalah beberapa rekomendasi ponsel dengan kamera Leica terbaik yang tersedia hingga April 2025:​ 1. Leica Leitz Phone 2 Sebagai produk resmi dari Leica, Leitz Phone 2 menawarkan pengalaman fotografi premium dengan sensor CMOS 1 inci beresolusi 47,2 MP dan lensa Summicron f/1.9 […]

  • Bermain EA Sports FC 24, Game Sepak Bola Terbaru dari EA Sports FC 24 !

    Bermain EA Sports FC 24, Game Sepak Bola Terbaru dari EA Sports FC 24 !

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Indo1.id -Game ini adalah game sepak bola terbaru dari Electronic Arts yang dirilis pada tanggal 28 September 2023. Game ini merupakan penerus dari seri FIFA yang sudah berhenti diproduksi sejak tahun 2022. Game ini menawarkan pengalaman bermain sepak bola yang lebih realistis dan menarik dengan fitur-fitur baru seperti HyperMotionV, PlayStyles, dan Frostbite Engine. HyperMotionV adalah […]

expand_less