SMRC: Tanpa PDIP, Ganjar Tetap Unggul dari Prabowo dan Anies
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
- print Cetak

SMRC: Tanpa PDIP, Ganjar Tetap Unggul dari Prabowo dan Anies
Indo1 – Hasil Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) disebutkan Gubernur jawa tengah Ganjar Pranowo masih kompetitif untuk maju pada Pilpres 2024 meski tanpa pendukung PDI Perjuangan.
SMRC menunjukan dua alasan elektabilitas Ganjar Pranowo tetap tinggi, pertama dukungan dari partai lain kedua faktor kinerja Presiden Joko Widodo.
Dikatakan Peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Aisah Putri Budiarti menilai faktor lain yang mendukung makin tingginya dukungan pada Ganjar Pranowo, dipengaruhi simpati masyarakat dari polemik dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani beberapa waktu lalu.
“Ada potensi simpati ini terjadi, apalagi dulu kita punya pelajaran yang serupa dari kasus SBY yang popularitasnya dipengaruhi juga oleh efek simpati mirip seperti kasus Ganjar ini,” kata Aisah seperti dikutip liputan6com, Selasa (15/4/2021).
Selain dari faktor simpati, faktor lain menurut Aisah adalah kinerja Ganjar Pranowo sendiri sebagai Gubernur Jawa Tengah.
“Menurut saya yang paling berpengaruh ada track recordnya selama menjadi politisi di parlemen dan saat ini sebagai Gubernur Jateng,” terangnya.
Tak Dicalonkan PDI Perjuangan?
Sebelumnya, peneliti SMRC menyatakan analis berita dan sikap elite partai menunjukkan sementara ini Ganjar Pranowo tidak akan dicalonkan PDIP.
“PDIP kemungkinan akan mencalonkan Prabowo berpaangan dengan Puan Maharani. Ganjar tanpa pemilih PDIP, kalau tidak dicalonkan PDIP dan dicalonkan partai lain apakah peluang Ganjar menang akan hilang?,” paparnya.
Saidiman menyatakan, potensi Ganjar Pranowo unggul atas Prabowo dan Anies tanpa dukungan PDI Perjuangan masih ada.
“Dengan mengabaikan PDIP maka Ganjar mendapat 35,3 persen, Prabowo 30,8 persen dan Anies 25,5 persen. Mengapaa Ganjar masih unggul tanpa pemilih PDIP? Jawabnya efek partai lain dan efek Jokowi,” jelasnya.
Selain PDIP, Ganjar kemungkinan didukung partai lainseperi PKB, Demokrat, partai non parlemen.
“Ganjar juga mendapat suara cukup banyak dari pemilih Golkar 36 persen juga ada efek Jokowi,” pungkasnya.(I1/**)
- Penulis: Tim Redaksi


Saat ini belum ada komentar