Sejarah Kesenian Masyarakat Sendangguwo Semarang.

  • Bagikan
๐˜š๐˜ช๐˜ต๐˜ถ๐˜ด ๐˜š๐˜ฆ๐˜ซ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ถ๐˜ธ๐˜ฐ ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ.

Jaman dahulu masyarakat sudah tidak berani mengambil air di sendang setelah waktu maghrib, karena dianggap akan mendatangkan masalah dan juga ketakutan warga jika melihat atau mengalami sesuatu yang tidak diinginkan dan berkaitan dengan hal-hal ghaib.

Cerita lain yang cukup terkenal dikawasan Sendangguwo ini, yaitu gamelan ghaib. Gamelan ghaib ini berlokasi di goa. Konon, pada jaman dahulu gamelan ini digunakan ketika ada masyarakat yang memiliki hajat pernikahan, khitanan, atau yang lainnya.

Baca Juga :  7 Destinasi Wisata yang Populer di Padang Sumatera Barat

Konon, gamelan ini akan muncul dengan sendirinya dibibir goa sehingga nantinya sipemilik hajat dapat mengambil gamela tersebut untuk ia gunakan dalam acara hajatnya.

Dengan banyaknya legenda, cerita, kisah serta mitos yang beredar dalam masyarakat Sendangguwo ini, tentunya menambha khazanah serta kajian kajian kebudayaan masyarakat lokal yang ada. Masyarakat sangat menghargai berbagai cerita rakyat yang berekembang di daerah mereka tinggal.

Baca Juga :  Pantai Klayar, Destinasi Pesisir yang Menakjubkan di Pacitan Jawa Timur

Masyarakat juga menjaga serta merawat tampat-tempat yang dianggap memliki kisah penting pada masa lampau tersebut. Untuk menghargai tempat serta melestarikan budaya, setiap malam jumat diadakan pengajian khusus untuk pria di lokasi dekat punden tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan