12 Jam, Pemudik Bajaj Terjebak Macet dari Bekasi hingga Cikampek
- account_circle M Effendi
- calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
- print Cetak

12 π½ππ, ππππ’πππ π΅ππππ ππππππππ πππππ‘ ππππ π΅ππππ π βπππππ πΆπππππππ (πΉππ‘π πππππππ.πππ)
Indo1.id – Saat menjelang Lebaran 2023, banyak pemudik yang melintasi Jalur Arteri atau Pantura.
Tidak hanya mereka yang menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua, namun juga terdapat pemudik Bajaj yang melintas di Jalur Pantura Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Ada beberapa pemudik yang memilih Bajaj sebagai kendaraan mereka, salah satunya adalah Hartono. Ia biasanya memudiki dari Jakarta menuju Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dengan menggunakan Bajaj.
Hartono telah memilih Bajaj sebagai kendaraannya selama hampir 25 tahun untuk pulang ke kampung halamannya. Namun, dalam perjalanan mudik kali ini, ia sempat merasa kesal karena terjebak macet dari Bekasi hingga Cikampek, Jawa Barat.
Dalam perjalanan tersebut, ia bersama keluarganya menghabiskan waktu hampir 12 jam, menembus kemacetan dari Bekasi hingga Cikampek.
“Kemarin, saya berangkat dari Gunung Sahari jam 21.00 WIB dan baru tiba di Cikampek pada jam 08.00 WIB pagi ini. Saya sering menemui kemacetan, tetapi yang paling parah adalah dari Bekasi sampai Cikampek,” kata Hartono saat diwawancarai di kawasan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Kamis (20/4/2023).
Biasanya, kata Hartono, perjalanan dari Gunung Sahari hingga Cikampek hanya memakan waktu 2 jam.
“Biasanya hanya butuh waktu 2 jam, tetapi sekarang ini bisa mencapai belasan jam. Ada banyak titik macet, tetapi yang paling parah adalah dari Bekasi ke Cikampek,” ujarnya.
Hartono memilih Bajaj sebagai kendaraannya selama hampir 25 tahun karena ia merasa nyaman dan bisa lebih santai selama perjalanan menuju kampung halamannya.
“Karena nyaman dan lebih santai, saya bisa berhenti di mana saja. Jika saya menggunakan motor, itu lebih berbahaya,” katanya.
Para pemudik yang menggunakan Bajaj beristirahat di Jalur Arteri Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis 20 April 2023.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar