“Nggak sendiri, itu bisa. Nah kami, saya sudah memberikan sebuah keleluasaan siapa yang akan istilahnya bersama kita, saya selalu bilang bekerja sama. Nah ternyata kan itu PPP yang paling pertama,” lanjutnya.
Di lain sisi Megawati mengingatkan jika Indonesia tidak mengenal yang namanya koalisi lantaran tidak menganut sistem parlementer.
Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang menganut sistem presidensil sehingga yang dikenal adalah kerja sama politik.
“Makanya presidential threshold sistem kita ketatanegaraannya sudah saya sebutkan dan saya sebutkan pada PPP bahwa monggo, kami ikuti itu. Mau ngikuti apa tidak? Mau, karena mereka juga tahu bahwa itu ketatanegaraan kita,” jelasnya.








