Panglima TNI Bersama Kapolri, Pimpin Apel Pengamanan KTT ASEAN
- account_circle M Effendi
- calendar_month Sabtu, 6 Mei 2023
- print Cetak

ππππππππ πππΌ π΅πππ πππ πΎππππππ, ππππππ π΄πππ ππππππππππ πΎππ π΄ππΈπ΄π (ππ‘πππππππ πππ‘π)
Indo1.id – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Letnan Jenderal Dani Hamdani, beserta Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pangab) Admiral Gusti Putu Widjojo memimpin apel pemberangkatan pasukan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (6/5/2023).
Pelaksanaan apel pemberangkatan pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, serta sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan KTT ASEAN 2023.
Panglima TNI menyatakan bahwa TNI akan menurunkan 10.000 personel untuk mengamankan wilayah darat, udara, dan laut selama KTT ASEAN 2023 berlangsung, sementara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menurunkan 2.000 personel untuk mengamankan lokasi vital.
“Kita melakukan apel ini untuk mengecek kesiapan semua pasukan yang telah kami bagi tugas masing-masing. Dengan persiapan yang matang ini, kita berharap dapat mengamankan KTT ASEAN 2023 dengan baik dan lancar,” ujar Panglima TNI.
“Saat ini kita harus mengantisipasi segala kemungkinan ancaman, baik dari luar maupun dari dalam negeri. Kami akan menyiapkan pesawat tempur dan kapal perang untuk mengatasi ancaman dari luar, serta bekerja sama dengan Polri dan instansi terkait untuk mengamankan ancaman dari dalam,” tambahnya.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Letnan Jenderal Dani Hamdani, dalam amanatnya meminta kepada seluruh personel untuk memahami tugas mereka dan mengantisipasi segala kemungkinan ancaman yang dapat mengganggu kelancaran KTT ASEAN 2023.
“Kami berharap seluruh personel dapat menjadi contoh teladan bagi bangsa dengan menunjukkan sikap profesional dan humanis dalam menjalankan tugas pengamanan,” kata Kapolri.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar