Lebih lanjut, Ida menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup pembangunan Pusat Keunggulan Pelatihan Teknisi Kejuruan kendaraan listrik di Indonesia, pengembangan kurikulum dan silabus pelatihan teknisi kejuruan kendaraan listrik, pelatihan instruktur kejuruan kendaraan listrik, serta menyediakan peralatan mobil praktik dan peralatan pelatihan lainnya untuk pelatihan teknisi kejuruan kendaraan listrik. Kemenaker juga akan memberikan dukungan operasi dan manajemen.
“Mudah-mudahan kerja sama ini dapat terwujud, sehingga nantinya akan banyak tenaga kerja yang kompeten di bidang kendaraan listrik,” kata Ida.
Selain itu mengadakan pelatihan untuk instruktur kejuruan kendaraan listrik; menyediakan peralatan mobil praktik dan peralatan pelatihan lainnya untuk pelatihan teknisi kejuruan kendaraan listrik; dan dukungan operasi dan manajemen, pungkasnya.