Buah Hati Terkena Flu, Jangan Khawatir Yuk Simak Tips Untuk Perawatannya!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
- print Cetak

Ilustrasi anak terkena penyakit flu. (Foto: pixabay/Victoria_Regen)
Indo1.id – Flu adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Flu dapat menular melalui batuk, bersin, atau kontak langsung dengan penderita. Anak-anak cenderung lebih rentan terkena flu karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sempurna.
Flu dapat menyebabkan gejala seperti demam, sakit kepala, badan lemas, sakit tenggorokan, hidung berair atau tersumbat, batuk, dan kadang-kadang diare atau muntah.
Flu biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari jika daya tahan tubuh anak baik. Namun, flu juga dapat menyebabkan komplikasi yang serius jika tidak ditangani dengan baik.
Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui cara merawat anak yang terkena flu dengan tepat. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk merawat anak yang terkena flu.
1. Bawa anak ke dokter jika gejala flu berat atau berlangsung lama
Jika anak Anda mengalami gejala flu yang berat, seperti demam tinggi (lebih dari 38 derajat Celsius), sulit bernapas, napas cepat dan pendek, kulit kebiruan, malas minum air putih, perubahan perilaku (mudah tersinggung atau lesu), atau gejala flu yang hilang timbul atau makin memburuk, segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang sesuai. Dokter akan membantu Anda memastikan apakah anak Anda mengalami komplikasi flu atau tidak.
2. Beri obat sesuai anjuran dokter
Jika dokter meresepkan obat untuk anak Anda, pastikan Anda memberikan obat sesuai anjuran dokter. Jangan memberikan obat tanpa resep dokter atau mengganti dosis dan jenis obat tanpa sepengetahuan dokter.
Jangan memberikan aspirin kepada anak Anda karena dapat menyebabkan sindrom Reye, yaitu suatu kondisi yang dapat merusak otak dan hati anak. Jika anak Anda alergi terhadap obat tertentu, beritahu dokter sebelumnya.
3. Pastikan anak cukup minum air putih dan makan makanan bergizi
Anak yang terkena flu membutuhkan banyak cairan untuk mengencerkan lendir dan mencegah dehidrasi akibat demam atau diare. Berikan anak air putih secara teratur dan sesering mungkin.
Anda juga bisa memberikan minuman hangat seperti teh dengan lemon dan madu atau sup ayam untuk melegakan tenggorokan dan saluran pernapasan anak. Hindari memberikan minuman bersoda, kopi, atau alkohol karena dapat membuat dehidrasi lebih parah.
Selain cairan, anak juga membutuhkan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Berikan anak makanan yang mudah dicerna dan disukai oleh anak, seperti bubur, roti panggang, pisang, apel, atau yogurt.
Hindari memberikan makanan pedas, asam, atau berlemak karena dapat mengiritasi tenggorokan dan lambung anak.
4. Pastikan anak cukup istirahat
Istirahat adalah salah satu cara terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh anak yang terkena flu. Saat istirahat, tubuh akan memproduksi lebih banyak sel darah putih yang bertugas melawan virus influenza.
Oleh karena itu, pastikan anak cukup tidur dan tidak melakukan aktivitas fisik yang berlebihan saat sakit flu. Buatlah suasana kamar tidur anak menjadi nyaman dan tenang agar ia bisa tidur dengan nyenyak.
5. Atur suhu ruangan agar tetap sejuk
Suhu ruangan yang terlalu panas atau dingin dapat membuat anak merasa tidak nyaman saat sakit flu. Suhu ruangan yang ideal untuk anak adalah sekitar 18-21 derajat Celsius.
Anda bisa menggunakan AC atau kipas angin untuk mengatur suhu ruangan agar tetap sejuk dan segar. Jangan lupa untuk membersihkan filter AC secara rutin agar udara tetap bersih dan bebas dari debu atau kuman.
6. Gunakan humidifier atau pelembap udara
Udara kering dapat membuat hidung dan tenggorokan anak menjadi kering dan sakit saat sakit flu. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan humidifier atau pelembap udara di kamar tidur anak saat malam hari.
Humidifier akan menambah kelembapan udara sehingga membuat napas anak menjadi lebih lancar dan nyaman. Pastikan Anda membersihkan humidifier secara rutin agar tidak menjadi sarang bakteri.
7. Bersihkan hidung anak dengan saline spray atau neti pot
Saline spray adalah semprotan air garam yang dapat membantu membersihkan hidung tersumbat pada anak.
Caranya adalah dengan menyemprotkan saline spray ke dalam lubang hidung anak secara bergantian sambil menutup lubang hidung lainnya dengan jari tangan. Lakukan hal ini beberapa kali sampai lendir keluar dari hidung.
Neti pot adalah alat berbentuk teko kecil yang digunakan untuk mencuci hidung dengan air garam hangat. Caranya adalah dengan mencondongkan kepala anak ke samping di atas wastafel dan menuangkan air garam dari neti pot ke dalam lubang hidung atas sambil menutup lubang hidung bawah dengan jari tangan. Biarkan air garam mengalir keluar dari lubang hidung bawah bersama dengan lendir.
Kedua cara ini dapat membantu melembapkan dan membersihkan hidung tersumbat pada anak sehingga membuatnya lebih mudah bernapas.
Itulah beberapa tips jika si buah hati terkena flu. Jangan panik tetap sabar dan rawan dengan benar.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar