Jangan Panik, Ini Pertolongan Pertama Untuk Mengatasi Hidung Mimisan
- account_circle M Effendi
- calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
- print Cetak

πΌππ’π π‘πππ π πππππ ππ. (πΉππππππ πππ‘π)
Indo1.id – Hidung berdarah (Mimisan) adalah hal yang umum terjadi baik pada anak-anak maupun orang dewasa.
Biasanya, anak-anak lebih sering mengalami mimisan karena kebiasaan menggosok hidung yang dapat menyebabkan iritasi pada membran hidung dan akhirnya hidung berdarah.
Meskipun mimisan umumnya tidak menandakan adanya penyakit serius, kejadian ini dapat menimbulkan kepanikan, baik bagi yang mengalaminya maupun orang di sekitarnya yang melihat darah keluar dari hidung anak.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui langkah-langkah pertolongan pertama saat mengalami mimisan.
Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan dalam situasi tersebut.
1. Hindari Membungkukkan Kepala Ke Belakang
Banyak orang mengira bahwa membungkukkan kepala ke belakang dapat menghentikan darah saat mimisan.
Padahal, tindakan ini sebenarnya tidak membantu sama sekali.
Membungkukkan kepala ke belakang saat mengalami mimisan justru dapat menyebabkan darah mengalir ke tenggorokan dan lambung.
Dalam beberapa kasus, orang yang mengalami mimisan juga dapat merasa mual dan muntah.
Selain itu, darah yang masuk ke dalam lambung dapat menyebabkan infeksi.
2. Menggunakan Es Batu
Penggunaan es batu dapat membantu menghentikan aliran darah saat mengalami mimisan.
Sifat dingin dari es dapat membantu menyempitkan pembuluh darah dan menghentikan pendarahan.
Caranya pun cukup mudah, yaitu dengan menempelkan es batu yang dibungkus dengan kain atau sapu tangan di bagian atas hidung.
Langkah ini dapat dilakukan selama beberapa menit sampai pendarahan berkurang.
3. Menjepit Hidung
Menjepit hidung saat mengalami mimisan sebenarnya tidak boleh dilakukan sembarangan. Sebaiknya, menjepit hidung dilakukan di bawah tulang hidung.
Hal ini berguna untuk membantu menghentikan aliran darah yang keluar saat mimisan.
Selain itu, dengan cara yang tepat, menjepit hidung saat mimisan juga memungkinkan seseorang untuk tetap bernafas melalui hidung.
4. Jangan Berbaring Dalam Posisi Telentang
Sama seperti membungkukkan kepala ke belakang, berbaring dalam posisi telentang juga dapat menyebabkan mual atau muntah pada orang yang mengalami mimisan.
Hal ini disebabkan karena saat berbaring telentang, darah tidak akan keluar dari hidung melainkan akan mengalir ke dalam tenggorokan.
Oleh karena itu, sebaiknya hindari berbaring dalam posisi telentang untuk sementara waktu agar mimisan tidak semakin parah.
Itulah beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan saat mengalami mimisan.
Jika darah tidak berhenti mengalir atau mimisan sering terjadi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar