Meski terdengar sederhana, langkah seperti ini bisa membantu meningkatkan keamanan perangkat pengguna dan sudah diakui oleh pakar keamanan siber.
Priyadarsi Nanda, dosen di University of Technology Sydney yang fokus pada pengembangan keamanan siber mengatakan me-restart ponsel secara rutin bisa meminimalisir risiko keamanan karena akan menutup aplikasi dan proses lainnya yang berajalan di background secara paksa.
Pengguna ponsel juga bisa menutup aplikasi yang berjalan di background secara manual.
Tapi jika ponsel ternyata sudah terinfeksi malware, proses di background baru bisa dihentikan saat ponsel dimatikan.
“Jika ada proses yang berjalan dari sisi musuh, mematikan ponsel bisa memutus rantai, meski hanya untuk beberapa saat sewaktu ponsel dimatikan, cara ini bisa membuat calon hacker frustrasi,” kata Nanda.
“Cara ini mungkin tidak sepenuhnya bisa melindungi kalian, tapi (restart) bisa sedikit mempersulit hacker,” sambungnya.