Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » selebritis » Cak Lontong Punya Cara Untuk Menghukum Para Koruptor, Begini Jawabannya !

Cak Lontong Punya Cara Untuk Menghukum Para Koruptor, Begini Jawabannya !

  • account_circle Sekti Leksono
  • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
  • print Cetak

Indo1.id – Kasus korupsi di Indonesia semakin meningkat. Kasus korupsi yang belum lama ini menarik perhatian masyarakat adalah terbongkarnya kasus Surya Darmadi yang menjadi rekor korupsi terbesar di Indonesia.

Surya Darmadi disebut telah merugikan keuangan negara dengan jumlah besar, mencapai hampir Rp80 triliun yang dijalani selama 19 tahun.

Hal tersebut membuat masyarakat Indonesia geram, termasuk komedian Lies Hartono atau lebih dikenal dengan nama Cak Lontong.

Pria asal Maospati, Jawa Timur itu membagikan tips cara mengurangi koruptor di Indonesia yang disampaikan dalam materi lawakannya beberapa waktu lalu.

“Saya koruptor karena saya di sini ingin berbagi info. Saya tahu persis cara korupsi. Saya kebetulan adalah pelakunya,”opening Cak Lontong saat itu.

Tak sendirian, Cak Lontong ditemani rekannya yang berpura-pura sebagai wartawan. “Saya bawa seorang wartawan untuk klarifikasi biar direkam.”

Antusiasme pegawai KKP yang menyaksikan monolog tersebut, terlihat dari senyum dan tawa yang tergambar di wajah mereka. Apalagi ketika Cak Lontong mengucapkan salam.

“Assalamualaikum, Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.”

Sang wartawan langsung menyela, “Loh Pak, kok ngucap salam sama dijawab juga?”

Cak Lontong dengan wajahnya yang datar menjawab. “Saya koruptor, mengucap salam dapat pahala, menjawab salam dapat pahala. Pahala saya korupsi semua.”

Masuk ke bagian intinya, pria berusia 45 tahun ini mengatakan bahwa miskin adalah awal dari kaya. “Kenapa orang kaya terjebak jadi koruptor? Karena enggak pengen miskin. Apapun kesempatan dilakukan untuk jadi kaya,” katanya.

Sang wartawan langsung menyela, “Loh Pak, kok ngucap salam sama dijawab juga?”

Cak Lontong dengan wajahnya yang datar menjawab. “Saya koruptor, mengucap salam dapat pahala, menjawab salam dapat pahala. Pahala saya korupsi semua.”

Cak Lontong berkoar lagi, menjadi koruptor tidak perlu pintar, tapi harus miskin.

“Kenapa jadi miskin Pak?” tanya wartawan harian itu.

“Harus miskin. Miskin iman dan miskin hati mendorong untuk korupsi. Saya tahu persis karena saya alami,” jawab Cak Lontong sambil diiringi tepuk tangan dari penonton.

Cak Lontong tak lupa memberikan tips agar jumlah koruptor tidak bertambah di Indonesia.

“Pertama, hukum mati koruptor, pasti jumlahnya berkurang. Kedua, jangan ditangkap supaya koruptor nggak nambah, hanya uang negara yang berkurang,” paparnya.

Cak Lontong menambahkan. “Kalau saya ada dua pilihan, pertama koruptor jangan dicekal ke luar negeri tapi dicekik.
Kedua, harusnya jangan dicekal tapi biarkan ke luar negeri. Dicekal untuk balik ke Indonesia, biar korupsi di luar negeri.”

  • Penulis: Sekti Leksono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • AP2LI Meminta Sekjen APLI Bertanggungjawab Atas Pernyataan di Depan DPR RI

    AP2LI Meminta Sekjen APLI Bertanggungjawab Atas Pernyataan di Depan DPR RI

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Muhammad Irwan
    • 0Komentar

    Indo1- Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) meminta Asosiasi Penjulan Langsung (APLI) bertanggung jawab atas pernyataan Sekjen APLI Ina Rachman saat di dengar pendapat Komisi VI DPR RI. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Dr. Ilyas Indra bersama pengurus melakukan Konfrensi Pers di Jakarta. “Di dalam dengar pendapat tersebut saudari Ina menyampaikan dan menyebut bahwa […]

  • Mitos Bulan Suro: Makna Spiritual dalam Tradisi Jawa

    Mitos Bulan Suro: Makna Spiritual dalam Tradisi Jawa

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Menurut penanggalan Jawa, sasi Suro dipandang sebagai awal dari tahun baru Jawa dan dipersepsikan memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa. Orang Jawa meyakini bahwa bulan ini membawa energi positif, membuka peluang untuk keberuntungan, keharmonisan, dan keberkahan. Dalam pandangan kepercayaan Jawa, menikah di bulan Suro dianggap sebagai langkah yang membawa harapan besar. Pasangan yang […]

  • Indonesia Raih Gelar Negara Paling Dermawan di World Giving Index untuk Keenam Kalinya

    Indonesia Raih Gelar Negara Paling Dermawan di World Giving Index untuk Keenam Kalinya

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Charities Aid Foundation (CAF), Indonesia kembali menempati peringkat pertama sebagai negara paling dermawan di dunia dalam World Giving Index. Ini merupakan prestasi keenam kalinya bagi Indonesia untuk menduduki posisi tertinggi dalam daftar ini. World Giving Index ini didasarkan pada survei yang melibatkan 147.186 responden dari 142 negara. […]

  • Tidak Lakukan Perselingkuhan Yang Dituduhkan Hana Hanifah, Randy Menunggu Pihak Pengadilan

    Tidak Lakukan Perselingkuhan Yang Dituduhkan Hana Hanifah, Randy Menunggu Pihak Pengadilan

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Randy akhirnya buka suara soal tudingan selingkuh dari Hana Hanifah, istrinya. Menurut Randy, bukti chat yang dikatakan Hana cuma chat biasa saja, tidak ada kata-kata yang mengarah ke perselingkuhan. “Itu udah saya ceritain juga, udah saya klarifikasi juga nggak ada selingkuh, itu cuma chat-chatan aja nggak lebih, nggak ada sayang sayangan,” ucap Randy saat […]

  • Dugaan Pencucian Uang Senilai Rp 189 Triliun Terkait Impor Emas Batangan di Bea Cukai.

    Dugaan Pencucian Uang Senilai Rp 189 Triliun Terkait Impor Emas Batangan di Bea Cukai.

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD pada Rabu (29/3/2023) untuk membahas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp 189 triliun di Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Mahfud mengungkapkan bahwa dugaan pencucian uang tersebut terkait dengan impor emas batangan ke […]

  • Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Tanjung Priok Jakarta menggelar program padat karya. Sedikitnya 60 orang warga dari Kelurahan Tanjung Priok, Pademangan Barat, Sungai Bambu, dan Warakas Jakarta Utara turut terlibat dalam kegiatan ini. “Program padat karya yang dilaksanakan di berbagai kantor Distrik Navigasi yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk […]

expand_less