Banyak Yang Nanya, Apa Beda Umroh Sama Ibadah Haji? Bukan Sekadar Beda Istilah!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
- print Cetak

Masjidil Haram, Mekah (foto: pixabay)
Indo1.id – Umroh dan ibadah haji adalah dua jenis ibadah yang dikerjakan di Tanah Suci dengan sengaja mendatangi Ka’bah.
Keduanya memiliki banyak persamaan, seperti syarat wajib, syarat sah, kesunnahan, hal-hal yang membatalkan, dan perkara-perkara yang diharamkan saat melakukan dua ibadah tersebut.
Namun, keduanya juga memiliki beberapa perbedaan yang perlu diketahui oleh umat Islam.
Berikut ini adalah beda umroh sama ibadah haji dari berbagai aspek:
1. Hukum
Beda umroh sama ibadah haji yang utama adalah dari segi hukumnya.
Ibadah haji adalah rukun Islam yang kelima yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang mampu secara fisik dan finansial.
Dalil tentang kewajiban haji terdapat dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 97 dan hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar.
Barangsiapa yang mengingkari kewajiban haji dianggap murtad (keluar dari Islam), kecuali bagi orang yang sangat awam dan jauh dari informasi keagamaan.
Sedangkan umroh adalah ibadah sunnah muakad atau sunnah yang sangat dianjurkan.
Dalil tentang anjuran umroh terdapat dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 196 dan hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah.
Barangsiapa yang meninggalkan umroh tidak dianggap berdosa, tetapi akan kehilangan pahala dan keutamaan yang besar.
2. Waktu Pelaksanaan
Beda umroh sama ibadah haji selanjutnya adalah dari segi waktu pelaksanaannya.
Ibadah haji hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu, yaitu pada bulan Dzulhijjah, khususnya pada tanggal 8-13 Dzulhijjah. Waktu pelaksanaan ibadah haji disebut juga dengan musim haji.
Jika seseorang melakukan ibadah haji di luar waktu tersebut, maka ibadahnya tidak sah.
Sedangkan umroh dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun, kecuali pada waktu-waktu tertentu yang dilarang untuk melakukan umroh, yaitu pada tanggal 9-13 Dzulhijjah.
Waktu pelaksanaan umroh tidak terbatas oleh musim atau bulan tertentu. Jika seseorang melakukan umroh pada bulan Ramadhan, maka pahalanya sama dengan pahala haji bersama Nabi Muhammad SAW.
3. Tempat Pelaksanaan
Beda umroh sama ibadah haji juga terlihat dari segi tempat pelaksanaannya.
Ibadah haji meliputi beberapa tempat di sekitar Makkah, yaitu Ka’bah, Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Jumroh.
Setiap tempat memiliki amalan tertentu yang harus dilakukan oleh jemaah haji sesuai dengan waktu dan urutannya.
Sedangkan umroh hanya meliputi dua tempat di sekitar Makkah, yaitu Ka’bah dan Shafa-Marwah.
Amalan yang harus dilakukan oleh jemaah umroh adalah thawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali dan sa’i berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.
4. Rukun
Beda umroh sama ibadah haji juga dapat dilihat dari jumlah rukunnya.
Rukun adalah sesuatu yang harus dilakukan dalam suatu ibadah dan jika ditinggalkan maka ibadahnya tidak sah. Ibadah haji memiliki dua rukun, yaitu wukuf di Arafah pada tanggal 9
– Ibadah haji memiliki dua rukun, yaitu wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah dan thawaf Ifadhah setelah menyelesaikan tahallul awal.
Wukuf di Arafah adalah berdiam diri di padang Arafah dari siang sampai malam hari.
Thawaf Ifadhah adalah thawaf yang dilakukan setelah menyembelih kurban dan mencukur atau memotong rambut.
– Sedangkan umroh memiliki empat rukun, yaitu ihram dari miqat, thawaf, sa’i, dan tahallul.
Ihram dari miqat adalah niat untuk melakukan umroh dengan mengenakan pakaian khusus.
Thawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Sa’i adalah berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.
Tahallul adalah keluar dari keadaan ihram dengan mencukur atau memotong rambut.
5. Sunnah
Beda umroh sama ibadah haji juga terdapat pada sunnah-sunnahnya.
Sunnah adalah sesuatu yang dianjurkan untuk dilakukan dalam suatu ibadah dan jika ditinggalkan tidak membatalkan ibadahnya.
Ibadah haji memiliki beberapa sunnah, seperti mandi sunnah sebelum ihram, mabit (menginap) di Mina pada tanggal 8 Dzulhijjah, mabit di Muzdalifah pada malam hari, melempar ketiga Jumroh pada tanggal 11-13 Dzulhijjah, dan thawaf Wada’ sebagai perpisahan sebelum meninggalkan Makkah.
Sedangkan umroh memiliki beberapa sunnah, seperti mandi sunnah sebelum ihram, mengerjakan shalat sunnah ihram, mengerjakan shalat sunnah dua rakaat setelah thawaf dan sa’i, dan minum air zam-zam setelah sa’i.
Demikianlah beda umroh sama ibadah haji dari berbagai aspek. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang dua ibadah yang mulia ini.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar