Apa Itu Paradoxical Undressing, Fenomena Aneh yang Terjadi pada Korban Hipotermia
- account_circle Nugroho
- calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
- print Cetak

Pendaki di gunung es yang rentan hipotermia. (Foto: pixabay)
Indo1.id – Paradoxical undressing adalah istilah untuk fenomena aneh yang sering terlihat pada kasus-kasus hipotermia yang mematikan.
Hipotermia adalah kondisi di mana suhu tubuh inti seseorang turun di bawah 35 derajat Celsius, yang bisa menyebabkan gangguan fungsi organ dan kematian.
Paradoxical undressing mengacu pada perilaku aneh di mana korban hipotermia ekstrem mulai melepas semua pakaiannya, seolah-olah mereka merasa panas, padahal sebenarnya mereka sedang kedinginan.
Karena itu, orang-orang yang membeku sampai mati sering ditemukan telanjang dan disalahidentifikasi sebagai korban kejahatan kekerasan.
Fenomena ini terjadi karena adanya gangguan dalam mekanisme termoregulasi tubuh, yaitu proses yang menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Saat tubuh mengalami hipotermia, pembuluh darah di kulit akan menyempit untuk mengurangi kehilangan panas dan mengalirkan darah ke organ vital.
Namun, setelah beberapa saat, pembuluh darah tersebut bisa melebar kembali secara tiba-tiba, sehingga darah mengalir ke kulit dan membuat korban merasa hangat.
Hal ini juga bisa disebabkan oleh kerusakan saraf akibat suhu tubuh yang terlalu rendah.
Korban juga bisa mengalami kebingungan mental atau delusi akibat hipotermia, yang membuat mereka tidak sadar akan bahaya yang mengancam mereka.
Mereka bisa berpikir bahwa mereka sedang berada di tempat yang hangat atau bahwa pakaiannya terlalu tebal.
Paradoxical undressing biasanya terjadi pada tahap hipotermia yang parah atau berat, di mana suhu tubuh inti seseorang turun di bawah 30 derajat Celsius.
Pada tahap ini, korban juga bisa mengalami halusinasi, kejang-kejang, kaku otot, dan henti jantung.
Menurut beberapa sumber, paradoxical undressing bisa terjadi pada 20 hingga 50 persen kematian akibat hipotermia.
Fenomena ini pernah menjadi sorotan publik saat terjadi kasus misterius kematian sembilan pendaki gunung Rusia di Dyatlov Pass pada tahun 1959. Beberapa korban ditemukan telanjang dan mengalami luka-luka parah.
Fenomena paradoxical undressing ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga suhu tubuh tetap normal dan menghindari paparan dingin yang berlebihan.
Jika terpaksa berada di lingkungan dingin, sebaiknya menggunakan pakaian yang hangat dan kering, minum minuman hangat, dan melakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan produksi panas tubuh.
Jika menemukan seseorang yang mengalami hipotermia, segera bawa ke tempat yang hangat dan berikan bantuan pertama.
Jangan biarkan korban melepas pakaiannya atau memberikan alkohol kepada mereka.
Hubungi petugas medis secepatnya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar