Keren, Deforestasi di Kolombia Turun 29 Persen, Capaian Terendah dalam Sembilan Tahun
- account_circle Nugroho
- calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
- print Cetak

Hutan Amazon. (Foto: instagram @plnt.earth)
Indo1.id – Deforestasi atau penggundulan hutan adalah salah satu masalah lingkungan yang serius di dunia, terutama di kawasan hutan hujan Amazon, yang merupakan paru-paru dunia dan penyerap karbon terbesar.
Deforestasi tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem, tetapi juga memperparah perubahan iklim global.
Namun, ada kabar baik dari Kolombia, salah satu negara yang memiliki bagian dari hutan Amazon.
Menurut data pemerintah yang dirilis pada Selasa (18/7/2023), deforestasi di Kolombia turun 29 persen pada tahun 2022, menjadi level terendah dalam sembilan tahun terakhir.
Data tersebut menunjukkan bahwa luas hutan yang hilang di Kolombia berkurang dari 174.103 hektar pada tahun 2021 menjadi 123.517 hektar pada tahun 2022.
Penurunan deforestasi terbesar terjadi di wilayah Amazon Kolombia, yang mencakup sekitar 10 persen dari total wilayah negara tersebut.
Menteri Lingkungan Hidup Kolombia Susana Muhamad mengatakan bahwa pemerintah telah bekerja sama dengan masyarakat lokal untuk melindungi hutan dan memberantas kegiatan ilegal yang menyebabkan deforestasi, seperti perkebunan koka, pertambangan emas, dan perladangan bakar.
“Tahun ini kita memiliki penurunan yang sangat baik di atas target. Pertanyaannya adalah apakah kita akan bisa mempertahankan hal itu pada tahun 2024, 2025 dan 2026,” kata Muhamad kepada wartawan di Bogota.
Muhamad menambahkan bahwa pemerintah juga berencana untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di daerah-daerah rawan deforestasi, serta memberikan insentif dan alternatif ekonomi kepada masyarakat yang bergantung pada hutan.
Komitmen pemerintah Kolombia untuk mengurangi deforestasi sejalan dengan janji Presiden Gustavo Petro, yang berasal dari sayap kiri dan menang dalam pemilu tahun 2022.
Petro telah berjanji untuk menjadikan perlindungan lingkungan sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional.
Petro juga telah mendesak negara-negara kaya untuk membatalkan utang luar negeri sebagai bagian dari pertukaran untuk memastikan investasi yang lebih besar dalam konservasi Amazon.
Ia juga telah mengusulkan pembentukan dana internasional untuk melindungi hutan tropis di dunia.
Kolombia tidak sendirian dalam upaya menghentikan deforestasi di Amazon.
Tetangganya, Brasil, juga melaporkan penurunan deforestasi di hutan Amazon sebesar 34 persen pada semester pertama tahun 2023, mencapai level terendah dalam empat tahun.
Penurunan deforestasi di Brasil dikaitkan dengan kebijakan-kebijakan dari Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, yang juga berasal dari sayap kiri dan menjabat sejak Januari 2023.
Lula telah menekan negara-negara dunia untuk berkontribusi ke Amazon Fund, sebuah inisiatif deforestasi di Brasil, di mana dua pertiga dari hutan Amazon berada.
Lula juga telah meningkatkan pengawasan dan sanksi terhadap pelaku deforestasi ilegal, serta memberdayakan masyarakat adat dan lokal yang hidup di hutan.
Ia juga telah berkomitmen untuk mencapai target netral karbon pada tahun 2050.
Deforestasi di Amazon merupakan tantangan bersama bagi seluruh dunia, karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara-negara yang memiliki hutan tersebut, tetapi juga oleh seluruh umat manusia.
Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan solidaritas antara semua pihak untuk menjaga hutan Amazon sebagai warisan bersama dan aset masa depan.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar