Waspada Link Ransomware di WhatsApp, Bisa Bobol Rekening Anda
- account_circle Nugroho
- calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
- print Cetak

Ilustrasi Ransomware. (Foto: pixabay)
Indo1.id – WhatsApp adalah aplikasi pesan instan yang populer di Indonesia. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan mudah dan cepat melalui teks, suara, gambar, video, atau dokumen.
Namun, WhatsApp juga bisa menjadi sarana penyebaran virus jahat atau malware yang bisa merugikan pengguna.
Salah satu jenis malware yang berbahaya adalah ransomware. Ransomware adalah malware yang bisa mengunci data atau perangkat pengguna dan meminta tebusan untuk membukanya.
Jika pengguna tidak membayar tebusan, data atau perangkat mereka bisa hilang atau rusak secara permanen.
Ransomware bisa menyebar melalui berbagai cara, salah satunya adalah melalui link yang dikirimkan melalui WhatsApp.
Link tersebut biasanya berpura-pura sebagai tawaran menarik, seperti ponsel gratis, voucher belanja, atau undian berhadiah.
Jika pengguna mengeklik link tersebut, mereka akan diarahkan ke situs palsu yang meminta mereka untuk mengunduh atau menginstal aplikasi tertentu.
Aplikasi tersebut sebenarnya adalah ransomware yang bisa menginfeksi perangkat pengguna dan mengunci data atau fungsi penting di dalamnya.
Ransomware tersebut juga bisa mencuri informasi pribadi pengguna, seperti nomor rekening, kata sandi, atau kode OTP.
Dengan informasi tersebut, pelaku bisa melakukan pembobolan rekening atau transaksi ilegal atas nama korban.
Beberapa kasus pembobolan rekening dengan modus link ransomware di WhatsApp sudah terjadi di Indonesia.
Misalnya, pada Juli 2023 lalu, seorang nasabah bank di Malang kehilangan uang Rp 549 juta setelah mengeklik link berisi aplikasi Huawei Mobile gratis yang dikirim oleh nomor tak dikenal.
Aplikasi tersebut ternyata mengandung ransomware yang bisa mengakses akun internet banking korban dan melakukan transaksi tanpa sepengetahuan korban.
Untuk menghindari menjadi korban link ransomware di WhatsApp, ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh pengguna, antara lain:
– Jangan sembarangan mengeklik link yang dikirim oleh nomor tak dikenal atau mencurigakan. Periksa dulu sumber dan tujuan link tersebut dengan menggunakan mesin pencari atau situs verifikasi.
– Jangan mudah tergiur dengan tawaran menarik yang tidak masuk akal, seperti ponsel gratis, voucher belanja, atau undian berhadiah.
Biasanya, tawaran tersebut hanya sebagai umpan untuk menipu pengguna.
– Jangan memberikan informasi pribadi, seperti nomor rekening, kata sandi, kode OTP, atau PIN kepada siapa pun melalui WhatsApp atau media lainnya.
Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh digunakan oleh pemiliknya sendiri.
– Jaga keamanan perangkat dengan menggunakan antivirus terpercaya dan selalu memperbarui sistem operasi dan aplikasi.
Antivirus bisa membantu mendeteksi dan menghapus malware yang masuk ke perangkat.
Sistem operasi dan aplikasi yang terbaru biasanya memiliki fitur keamanan yang lebih baik.
– Laporkan kepada pihak berwenang jika menemukan link ransomware di WhatsApp atau menjadi korban pembobolan rekening akibat ransomware.
Laporan tersebut bisa membantu mengungkap pelaku dan mencegah korban lain.
Demikianlah artikel berita waspada link ransomware di WhatsApp. Semoga artikel ini bermanfaat dan membuat Anda lebih waspada dan cerdas dalam menggunakan WhatsApp.
Ingat, jangan mudah percaya dengan segala hal yang Anda terima melalui WhatsApp tanpa memverifikasinya terlebih dahulu.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar