Cerita Sejarah dan Mitos Pegunungan Dieng, Tempat Pemujaan Para Dewa
- account_circle Nugroho
- calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
- print Cetak

Candi Arjuno di Pegunungan Dieng. (Foto: instagram @diengmountain)
Indo1.id – Pegunungan Dieng adalah sebuah kawasan pegunungan yang membentang dari wilayah barat Kabupaten Wonosobo, wilayah timur Kabupaten Banjarnegara, wilayah selatan Kabupaten Batang dan Kabupaten Pekalongan di Provinsi Jawa Tengah.
Pegunungan ini memiliki ciri geologi, sejarah, dan pertanian yang dinilai khas.
Pegunungan Dieng memiliki iklim subtropis dengan suhu udara berkisar 12–20 °C di siang hari dan 6–10 °C di malam hari.
Pada musim kemarau, suhu udara dapat mencapai 0 °C di pagi hari dan menyebabkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas (“embun racun”) karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.
Pegunungan Dieng juga memiliki sejarah dan mitos yang menarik untuk diketahui.
Nama “Dieng” berasal dari turunan kata bahasa Proto-Melayu-Polinesia: di yang berarti “tempat” dan hyang yang bermakna “leluhur”. Dengan demikian, “dihyang” berarti pegunungan tempat para leluhur atau persemayaman para dewa.
Menurut Prasasti Gunung Wule tahun 861 Masehi, orang Jawa Kuno telah mendiami wilayah Pegunungan Dieng dan menggunakannya untuk beribadah.
Di kawasan ini terdapat komplek percandian Hindu yang dibangun pada abad ke-8 Masehi, yaitu Arjuna, Bima, Semar, Srikandi, Puntadewa, Gatotkaca, Dwarawati, dan Bubrah.
Percandian ini diperkirakan berasal dari masa Mataram Kuno awal.
Selain itu, Pegunungan Dieng juga memiliki kaitan dengan cerita pewayangan.
Nama-nama candi di Pegunungan Dieng diambil dari nama-nama tokoh pewayangan Mahabharata.
Menurut cerita pewayangan, Pegunungan Dieng adalah tempat tinggal Prabu Siliwangi atau Prabu Pucuk Umum, raja Kerajaan Pasundan Galuh yang merupakan keturunan Prabu Pandu dari Kerajaan Hastinapura.
Prabu Siliwangi juga dikenal sebagai tokoh yang mengajarkan ilmu pencak silat kepada para pendekar Nusantara.
Pegunungan Dieng adalah tempat yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.
Kawasan ini juga menawarkan pemandangan alam yang indah dan eksotis, seperti kawah-kawah aktif, telaga warna-warni, hutan pinus, dan ladang sayur-mayur.
Pegunungan Dieng adalah salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi oleh para pecinta alam dan budaya.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar