Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Mitos » Mitos, Manfaat, dan Ciri-Ciri Kayu Jati, Sangat Istimewa di Mata Orang Jawa.

Mitos, Manfaat, dan Ciri-Ciri Kayu Jati, Sangat Istimewa di Mata Orang Jawa.

  • account_circle Nugroho
  • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
  • print Cetak

Indo1.id – Kayu jati merupakan salah satu jenis kayu yang memiliki kualitas tinggi dan banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan manusia.

Kayu jati berasal dari pohon jati yang dapat tumbuh mencapai tinggi 50-70 meter dan memiliki daun besar yang luruh di musim kemarau.

Pohon jati menyebar luas mulai dari India, Myanmar, Laos, Kamboja, Thailand, Indochina, sampai ke Jawa.

Pohon jati termasuk pohon yang tumbuh lambat dan membutuhkan waktu yang lama untuk menghasilkan kayu yang berkualitas.

Biasanya, kayu jati yang baik diperoleh dari pohon yang berusia lebih dari 80 tahun.

Selain memiliki nilai ekonomis yang tinggi, kayu jati juga memiliki nilai budaya dan sejarah yang menarik.

Di Indonesia, kayu jati sudah dimanfaatkan sejak zaman penjajahan Belanda sebagai bahan dasar pembuatan kapal laut dan kapal perang.

Bahkan, kayu jati dari Donoloyo di Wonogiri, Jawa Tengah, diyakini sebagai pemasok kayu jati untuk Kerajaan Majapahit dan pembangunan Masjid Demak dan Keraton Surakarta.

Namun, di balik keindahan dan kekuatan kayu jati, ternyata terdapat beberapa mitos yang berkembang di masyarakat sekitar hutan jati.

Salah satu mitos yang terkenal adalah larangan menebang pohon jati sembarangan di hutan Donoloyo.

Konon, hutan tersebut dulunya merupakan milik Ki Ageng Donoloyo, salah satu senopati Kerajaan Majapahit yang sengaja menanam pohon jati untuk persediaan bahan bangunan kerajaan.

Di tengah hutan itu terdapat punden atau tempat keramat yang dibuat setelah Ki Ageng Donoloyo moksa.

Punden itu menjadi tempat ziarah warga yang membawa sesajen berupa makanan, hewan, atau uang sebagai wujud syukur.

Menurut juru kunci hutan Donoloyo, Sunarto, siapa pun yang mengambil kayu atau barang apa pun dari hutan jati Donoloyo tanpa sepengetahuan atau izinnya akan mengalami kesialan atau celaka.

Beberapa kejadian aneh atau mistis pernah dialami oleh orang-orang yang dinilai tidak sopan atau kurang mengindahkan tata krama saat berkunjung ke hutan Donoloyo.

Misalnya, ada orang Solo yang diikuti angin kencang dan didatangi angin puting beliung setelah berkunjung ke hutan Donoloyo karena membuat status di Whatsapp yang menghina tempat tersebut.

Selain mitos tentang hutan Donoloyo, ada juga mitos tentang jenis-jenis kayu jati yang berbeda-beda.

Di Jawa, terdapat beberapa jenis kayu jati seperti jati lengo atau jati malam, jati sungu, jati werut, jati doreng, jati kembang, dan jati kapur.

Masing-masing jenis kayu jati memiliki ciri-ciri fisik dan sifat-sifat tertentu yang membedakannya.

Misalnya, jati lengo memiliki kayu yang keras, berat, halus, dan berminyak dengan warna gelap dan bergaris.

Jati sungu memiliki kayu yang berwarna hitam, padat, dan berat. Jati werut memiliki kayu yang keras dan serat berombak.

Jati doreng memiliki kayu yang sangat keras dengan warna loreng-loreng hitam menyala.

Jati kembang memiliki kayu yang lembut dengan warna merah muda atau kuning muda.

Jati kapur memiliki kayu yang berwarna keputih-putihan karena mengandung banyak kapur.

Selain ciri-ciri fisiknya, jenis-jenis kayu jati juga dipercaya memiliki makna simbolis dan mistis bagi masyarakat Jawa.

Misalnya, jati lengo dipercaya sebagai lambang kesaktian dan kekuasaan karena warna gelapnya yang menyerupai besi hitam atau wesi aji.

Jati sungu dipercaya sebagai lambang keberanian dan keteguhan hati karena warna hitamnya yang menyerupai darah kental atau getih.

Jati werut dipercaya sebagai lambang kekayaan dan kemakmuran karena serat berombaknya yang menyerupai uang logam atau uang koin.

Jati doreng dipercaya sebagai lambang keindahan dan kesenian karena warna loreng-lorengnya yang menyerupai batik atau sulaman.

Jati kembang dipercaya sebagai lambang kesucian dan kelembutan karena warna merah muda atau kuning mudanya yang menyerupai bunga atau kembang.

Jati kapur dipercaya sebagai lambang kesederhanaan dan kerendahan hati karena warna keputih-putihannya yang menyerupai kapur atau gamping.

Selain mitos-mitos tersebut, kayu jati juga memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia.

Kayu jati dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti bahan baku pembuatan mebel, furniture, peralatan rumah tangga, penyangga struktur bangunan, hiasan rumah, hingga kapal laut.

Kayu jati memiliki kekuatan dan keawetan yang sangat baik, mudah dipotong dan diolah menjadi berbagai produk, tidak mudah berubah bentuk akibat perubahan cuaca, memiliki bobot yang berat dan kokoh, serta memiliki warna coklat muda hingga coklat tua yang indah.

Tidak hanya kayu jati, bagian lain dari pohon jati juga memiliki manfaat bagi manusia.

Daun jati dapat dimanfaatkan sebagai pembungkus makanan, seperti nasi jamblang atau tempe.

Daun jati memberikan wangi yang lebih nikmat daripada daun pisang. Kulit kayu jati dapat dimanfaatkan sebagai pelapis dinding atau tembok pada rumah.

Kulit kayu jati memberikan kesan alami dan tradisional pada rumah. Hama jati, seperti belalang jati atau ulat jati, dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan orang desa.

Hama jati dianggap sebagai makanan lezat dan bergizi.

Selain itu, pohon jati juga memiliki manfaat bagi kesehatan dan lingkungan.

Pohon jati dapat membantu mengurangi gejala asma, mengobati cacingan, merawat kulit, mempercepat penyembuhan luka, merangsang pertumbuhan rambut, hingga anti jamur.

Pohon jati juga dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem, menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, mencegah erosi tanah, hingga menyediakan habitat bagi berbagai makhluk hidup.

Demikianlah artikel berita tentang mitos, manfaat, dan ciri-ciri kayu jati.

Semoga lbermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang salah satu jenis kayu yang memiliki nilai tinggi ini.

  • Penulis: Nugroho

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pokémon UNITE, Game Strategi Tim 5 vs 5 yang Seru dan Menantang

    Pokémon UNITE, Game Strategi Tim 5 vs 5 yang Seru dan Menantang

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Pokémon UNITE adalah game strategi tim 5 vs 5 yang baru saja dirilis untuk perangkat mobile pada 21 September 2023. Game ini merupakan game Pokémon pertama yang mengusung genre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) yang populer di kalangan gamer. Game ini juga sudah tersedia untuk Nintendo Switch sejak Juli 2023. Pokémon UNITE mengajak […]

  • Nikmatnya Sala Lauak Camilan Khas Tanah Datar Sumatra Barat, Pernah Cobain?

    Nikmatnya Sala Lauak Camilan Khas Tanah Datar Sumatra Barat, Pernah Cobain?

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Warung unik di daerah Tanah Datar, Sumatera Barat, menawarkan cemilan tradisional yang sangat menarik perhatian. Cemilan tersebut dikenal dengan nama sala lauak atau sala ikan. Berbahan dasar tepung beras dan ikan dengan tambahan bumbu rempah, cemilan ini memiliki rasa yang sangat gurih. Umumnya, sala lauak memiliki bentuk bulat dan digoreng hingga matang. Namun, […]

  • Mitos dan Keajaiban di Puncak Gunung Tangkuban Perahu

    Mitos dan Keajaiban di Puncak Gunung Tangkuban Perahu

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Ari arjuno
    • 0Komentar

    Indo1.id – Gunung Tangkuban Perahu yang terletak sekitar 20 kilometer utara Kota Bandung, Jawa Barat, adalah salah satu objek wisata alam yang paling terkenal di Indonesia. Selain keindahan alamnya yang menakjubkan, gunung ini juga dikelilingi oleh berbagai mitos dan legenda yang telah turun temurun di masyarakat setempat. Dalam artikel ini, kita akan mengungkap beberapa mitos […]

  • Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Artis Senior Jenny Rachman Terancam Jadi Tersangka !

    Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Artis Senior Jenny Rachman Terancam Jadi Tersangka !

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Jenny Rachman dua kali mangkir dari pemanggilan penyidik  Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan, terkait kasus dugaan perusakan rumah milik Alia Karenina. Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, AKP Erwin Subekti, mengatakan pihaknya akan menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap artis senior itu. “Kasusnya itu tetap berlanjut ya. Sejauh ini, belum ada wacana penjemputan paksa,” ujar Erwin […]

  • Duo Anggrek Bangga Lagunya di Nyanyikan Aurelie Moeremans Dalam Gala Dinner KTT ke 43 ASEAN

    Duo Anggrek Bangga Lagunya di Nyanyikan Aurelie Moeremans Dalam Gala Dinner KTT ke 43 ASEAN

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Lagu “Cikini Gondangdia” yang tengah populer, ikut menyemarakan gala dinner KTT ke-43 ASEAN. Hadir sebagai penampil, Aurelie Moeremans yang menghentak panggung di Hutan Kota Gelora Bung Karno, Rabu (6/9/2023). Aurelie Moeremans tampil dengan balutan one set blazer dan celana berwarna gold. Penampilan artis 30 tahun ini disempurnakan dengan hiasan kain berwarna ungu di bagian dada […]

  • Inilah Alasan Kenapa Tanaman Buah Kamu Tidak Berbuah! Sudah Tahu Sebabnya?

    Inilah Alasan Kenapa Tanaman Buah Kamu Tidak Berbuah! Sudah Tahu Sebabnya?

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Hal yang paling menjengkelkan bagi para pecinta tanaman buah adalah saat tanaman yang ditanam tidak kunjung berbuah. Selain menjengkelkan, tentusaja ini membuat merasa gagal bagi yang telah menanamnya. Mempunyai tabulampot yang bebuah lebat tentusaja merupakan harapan bagi pecinta tanaman buah. Bisa dinikmati dan bahan pamer di media sosial. Ini adalah beberapa penyebab tanaman […]

expand_less