Mitos Beringin Kembar Alun-Alun Yogyakarta, Apa Saja Rahasianya?
- account_circle Nugroho
- calendar_month Senin, 11 Sep 2023
- print Cetak

Penampakan beringin kembar di alun alun selatan Yogjakarta. (Foto: Sintia Astarina)
Indo1.id – Yogyakarta, sebuah kota yang terkenal dengan budaya dan sejarahnya yang kaya, menyimpan banyak misteri dan keunikan yang menarik untuk dijelajahi.
Salah satunya adalah mitos beringin kembar yang berada di alun-alun kidul, sebuah lapangan luas di belakang keraton Yogyakarta.
Beringin kembar adalah dua pohon beringin raksasa yang berdiri berdampingan di tengah alun-alun kidul.
Pohon-pohon ini diyakini sudah berusia ratusan tahun dan menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa penting yang terjadi di kota ini.
Salah satu mitos terkenal dari beringin kembar ini adalah mitos laku masangin (melewati pohon beringin).
Mitos ini dipercaya bila seseorang mampu melewati beringin kembar dengan mata tertutup maka segala keinginannya akan tercapai.
Maka tak heran bila di sekitar alun-alun kidul banyak ditemui penjaja penutup mata yang menawarkan jasanya kepada para wisatawan yang ingin mencoba tantangan ini.
Selain itu, di malam hari, alun-alun kidul juga dipenuhi oleh odong-odong warna-warni yang menambah keseruan suasana.
Namun, ternyata melewati beringin kembar dengan mata tertutup tidaklah semudah yang dibayangkan.
Banyak orang yang gagal melakukannya meski sudah berulang kali mencoba.
Ada yang berbelok ke kanan atau ke kiri, ada yang berhenti di tengah jalan, ada yang menabrak pohon atau orang lain, dan ada juga yang tersesat.
Menurut mitos, hal ini disebabkan oleh adanya daya magis dari beringin kembar itu sendiri.
Konon, di dalam tanah di antara kedua pohon tersebut terdapat jimat tolak bala yang ditanam oleh para leluhur untuk mengusir musuh.
Selain itu, ada juga jin penunggu yang mengganggu orang-orang yang mencoba melewati pohon tersebut².
Meski begitu, ada juga orang-orang yang berhasil melakukannya dengan lancar. Mereka biasanya memiliki niat yang tulus dan hati yang bersih.
Menurut mitos, mereka akan mendapatkan berkah dan perlindungan dari beringin kembar tersebut.
Selain itu, jika mereka melakukannya bersama pasangan tercinta, hubungan mereka akan langgeng.
Mitos beringin kembar alun-alun Yogyakarta memang masih dipercaya oleh sebagian masyarakat setempat hingga saat ini.
Namun, bagi sebagian lainnya, mitos ini hanyalah sebuah tradisi dan hiburan semata.
Bagaimanapun juga, mitos ini telah menjadi salah satu daya tarik wisata di kota gudeg ini.
Apakah Anda tertarik untuk mencoba tantangan laku masangin? Ataukah Anda hanya ingin menikmati suasana alun-alun kidul yang indah?
Apapun pilihan Anda, pastikan Anda menghormati adat dan budaya setempat saat berkunjung ke sana. Selamat berwisata!
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar