Benarkah Cokelat Berbahaya bagi Hewan Peliharaan? Berikut Pendapat Ahli!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
- print Cetak

Gambaran anak kucing jenis Munchkin. (Foto: freepik)
Indo1.id – Cokelat adalah salah satu makanan favorit manusia, tetapi tidak demikian halnya dengan hewan peliharaan.
Cokelat ternyata bisa berbahaya bahkan mematikan bagi anjing, kucing, burung, dan hamster.
Mengapa demikian? Apa yang terkandung dalam cokelat yang bisa meracuni hewan peliharaan?
Menurut Susan Nelson, seorang asisten profesor dan peneliti di Kansas State University, cokelat mengandung bahan kimia yang disebut theobromine dan kafein.
Kedua bahan ini adalah stimulan yang tidak dapat dimetabolisme dengan baik oleh hewan peliharaan.
Theobromine dan kafein dapat meningkatkan fungsi tubuh hewan peliharaan, seperti detak jantung, tekanan darah, dan suhu tubuh.
Hal ini bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya, seperti muntah, diare, gelisah, terengah-engah, kejang, bahkan kematian.
Tingkat keparahan keracunan cokelat pada hewan peliharaan ditentukan oleh beberapa faktor, seperti jenis cokelat, jumlah yang dikonsumsi, berat badan hewan peliharaan, dan kepekaan individu terhadap stimulan.
Cokelat yang semakin gelap dan pahit mengandung lebih banyak theobromine dan kafein daripada cokelat susu atau putih.
Oleh karena itu, cokelat kue dan cokelat hitam lebih beracun bagi hewan peliharaan daripada cokelat susu atau putih.
Jumlah cokelat yang dikonsumsi juga mempengaruhi tingkat keracunan.
Semakin banyak cokelat yang dimakan oleh hewan peliharaan, semakin besar risiko keracunan.
Berat badan hewan peliharaan juga berpengaruh.
Hewan peliharaan yang lebih kecil akan lebih mudah keracunan daripada yang lebih besar dengan jumlah cokelat yang sama.
Kepekaan individu terhadap stimulan juga bervariasi. Ada hewan peliharaan yang tidak menunjukkan gejala keracunan meskipun telah mengonsumsi cokelat.
Namun ada juga yang sangat sensitif dan mengalami gejala parah meskipun hanya mengonsumsi sedikit cokelat.
Gejala keracunan cokelat biasanya muncul dalam waktu 6 hingga 12 jam setelah mengonsumsi cokelat.
Gejala tersebut bisa bertahan selama berhari-hari karena theobromine memiliki waktu paruh yang panjang dalam tubuh hewan peliharaan.
Jika hewan peliharaan Anda menunjukkan gejala keracunan cokelat, segera bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Dokter hewan mungkin akan memberikan obat penawar racun, obat penenang, obat anti-muntah, obat anti-diare, atau obat lainnya sesuai dengan kondisi hewan peliharaan Anda.
Untuk mencegah keracunan cokelat pada hewan peliharaan, pastikan Anda menyimpan cokelat di tempat yang aman dan tidak terjangkau oleh hewan peliharaan Anda.
Jangan pernah memberikan cokelat sebagai camilan atau hadiah untuk hewan peliharaan Anda.
Jika Anda ingin memberikan sesuatu yang manis untuk hewan peliharaan Anda, pilihlah makanan khusus untuk hewan peliharaan yang aman dan sehat.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar