Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Mitos » Mitos Watu Blorok: Kisah Batu Bersejarah di Mojokerto

Mitos Watu Blorok: Kisah Batu Bersejarah di Mojokerto

  • account_circle M Effendi
  • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
  • print Cetak

Indo1.id – Mitos Watu Blorok, sebuah batu dengan diameter sekitar 1 meter, yang terletak di pinggir jalan raya Mojokerto-Gresik, memiliki legenda kuno yang belum banyak diketahui oleh orang banyak.

Batu ini terletak sekitar 100 meter dari permukiman penduduk Dusun Pasinan, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, atau tepat di tepi hutan Perhutani, hanya sekitar 9 km dari Alun-alun Kota Mojokerto.

Batu ini tampak mencolok karena diberi peneduh berbahan galvalum dan diselimuti oleh kain putih lusuh.

Taburan kembang yang sudah mengering menghiasi puncaknya, dan aroma wangi dupa yang dibakar di bawahnya menyebar.

Dalam Bahasa Jawa, “watu” berarti batu, sementara “blorok” menggambarkan bulu ayam betina yang bercorak hitam putih.

Legenda Watu Blorok ini berkaitan dengan sebuah batu yang berada di seberangnya, yang sayangnya tidak terawat.

Batu yang lebih kecil ini sejajar dengan Watu Blorok dan dipisahkan oleh jalan raya.

Masyarakat setempat mempercayai bahwa Watu Blorok adalah jelmaan Roro Wilis, sedangkan batu di seberangnya adalah Joko Welas.

Keduanya merupakan kakak beradik yang merupakan keturunan kesatria dari zaman Majapahit.

Mereka dikutuk menjadi batu karena berani memasuki hutan terlarang yang dulunya dikenal sebagai Hutan Mojoroto.

Dalam cerita legenda ini, pada zaman Majapahit, ada seorang kesatria abdi kerajaan bernama Wiro Bastam.

Raja mengutus Wiro untuk berburu kijang kencana karena permaisuri raja mengidamkannya.

Kijang ini hanya bisa ditemui di Hutan Mojoroto.

Namun, perburuan Wiro gagal dan kijang itu melarikan diri dengan tombak yang masih menancap di tubuhnya.

Anak-anak Wiro Bastam, Joko Welas dan Roro Wilis, berusaha membantu ayah mereka dalam mencari kijang kencana yang terluka.

Saat dalam perjalanan ke Hutan Mojoroto, Joko Welas berduel dengan para pertapa di sebuah sendang karena adanya kesalahpahaman.

Sendang ini dipercaya berada di Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis.

Di sisi lain, adiknya, Roro Wilis, terjebak di dalam sumur beracun di hutan Bendo, Jolotundo, akibat perangkap seorang nenek tua.

Kulit Roro Wilis menjadi berbintik-bintik hitam putih (blorok) karena kontak dengan air sumur beracun tersebut.

Ketika adik dan kakak akhirnya bertemu, Joko Welas tidak mengenali bahwa perempuan itu adalah adik kandungnya.

Kemudian, ayah mereka, Wiro Bastam, menghampiri mereka berdua.

Melihat kedua anaknya yang saling bertengkar, Wiro Bastam marah dan mengutuk keduanya menjadi batu.

Legenda ini menjadi salah satu cerita yang dikenal di wilayah Mojokerto, menciptakan mitos Watu Blorok yang menyimpan kisah kutukan yang berusia ratusan tahun.

  • Penulis: M Effendi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Memberi Apresiasi Atas Perjuangan Timnas U-22 Meraih Emas SEA Games 2023

    Presiden Jokowi Memberi Apresiasi Atas Perjuangan Timnas U-22 Meraih Emas SEA Games 2023

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan penghargaan dan ucapan selamat atas perjuangan yang tidak mudah Timnas U-22 Indonesia dalam meraih emas sepak bola SEA Games 2023. Indonesia berhasil memenangkan medali emas setelah mengalahkan Thailand dengan skor 5-2 dalam babak tambahan. Meskipun terjadi berbagai insiden selama 120 menit pertandingan yang tidak luput dari perhatian Jokowi, […]

  • Belum Lunas, Mobil Presenter Ini Dibawa Kabur Sopir Pribadi yang Baru Kerja 7 Hari

    Belum Lunas, Mobil Presenter Ini Dibawa Kabur Sopir Pribadi yang Baru Kerja 7 Hari

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Supriyadi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Baru bekerja selama tujuh hari menjadi sopir pribadi presenter Caren Delano mobilnya dibawa kabur. Mobil milik Caren Delano itu dibawa kabur diketahui belum lunas atau masih tahap cicilan. Sopir pribadi Caren Delano membawa kabur kendaraan roda empat usai pulang dari syuting ke apartemen. Caren Delano seperti biasa meminta bukti di mana lokasi mobilnya. […]

  • Ada Delapan Kriteria Capres Menurut PENA 98, Apa Saja?

    Ada Delapan Kriteria Capres Menurut PENA 98, Apa Saja?

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id || Berita – Persatuan Nasional Aktivis (Pena) 98 mensyaratkan delapan kriteria Calon Presiden RI. Hal itu disampaikan saat peresmian gedung Graha Persatuan Nasional Aktivis (Pena) 98 di Jalan HOS Cokroaminoto 115, Jakarta, Minggu 19 Februari 2023. Melalui Sekjennya, Adian Napitupulu, berikut adalah delapan kriteria Capres yang diwajibkan oleh Pena 98: 1. Menjaga Pancasila, berpedoman […]

  • Mitos dan Sejarah Mistis di Balik Goa Belanda Batu Lubang di Tapanuli Tengah

    Mitos dan Sejarah Mistis di Balik Goa Belanda Batu Lubang di Tapanuli Tengah

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Perjalanan ke Tapanuli Tengah, yang dikenal sebagai Negeri Wisata Sejuta Pesona, tidak hanya menawarkan pesona pantai dan pulau. Di antara keindahan alamnya, terdapat sebuah tempat yang penuh dengan sejarah dan cerita mistis yang menarik para wisatawan, yaitu Goa Belanda atau yang lebih dikenal sebagai Batu Lubang oleh penduduk setempat. Batu lubang ini bukan […]

  • Google bagi duit 1,5 M untuk Warga Asia, Mau Tahu Caranya? Simak Syaratnya!

    Google bagi duit 1,5 M untuk Warga Asia, Mau Tahu Caranya? Simak Syaratnya!

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Siapa yang tidak mau mendapatkan duit gratis dari Google? Ternyata, ada kesempatan bagi warga Asia, khususnya wanita, untuk mendapatkan dana sebesar US$ 100 ribu atau sekitar Rp 1,5 miliar dari raksasa teknologi ini. Namun, tentu saja ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Dana tersebut diberikan oleh Google melalui program Google for Startups […]

  • Merasa Diancam Pasca Bongkar Perselingkuhan Suaminya Dengan Syahnaz Sadiqah, Lady Nayoan: ‘Ada Yang Neror’

    Merasa Diancam Pasca Bongkar Perselingkuhan Suaminya Dengan Syahnaz Sadiqah, Lady Nayoan: ‘Ada Yang Neror’

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Media sosial digegerkan oleh gambar tangkapan layar yang berisi obrolan WhatsApp diduga antara Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett. Bahasa obrolan dalam WhatsApp itu bikin netizen geli karena menggunakan kata-kata yang mirip disampaikan oleh anak kecil. “Sayang, goodnight ya cintaku. Seneng banget ketemu ayang terus sampai rumah cuci-cuci bobo ya sayang istirahat ya cinta Kabarin aku besok kalau […]

expand_less