Mitos Ramalan Jayabaya : Gunung Slamet Meletus Pulau Jawa Akan Terbelah: Jadi Dua!

  • Bagikan
Puncak Gunung Slamet yang kini berada di level waspada. (Foto: instagram @purwokertoonline)

Indo1.id – Gunung Slamet, gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa, memiliki kisah legenda yang turun-temurun. Banyak warga yang berada di kaki gunung ini percaya bahwa jika gunung ini meletus, maka akan membuat parit besar atau selat yang menyatukan laut selatan dan utara.

Mitos ini kemudian dihubungkan dengan ramalan Jayabaya, raja Kediri yang terkenal dengan ramalannya tentang masa depan Indonesia.

Namun, seberapa valid mitos dan ramalan ini? Apakah ada bukti ilmiah atau logis yang mendukungnya?

Baca Juga :  Mitos Kota Wentira Sulawesi Tengah, Kota Gaib yang Berlapis Emas

Jayabaya adalah raja Kediri yang memerintah pada abad ke-12. Ia dikenal sebagai raja yang bijaksana dan sakti. Ia juga dikenal sebagai penulis kitab Musarar, yang berisi ramalan-ramalan tentang masa depan Indonesia.

Beberapa ramalan Jayabaya yang terkenal adalah tentang masa penjajahan Belanda dan Jepang, kemerdekaan Indonesia, reformasi, dan lain-lain.

Beberapa ramalan Jayabaya juga dianggap telah terbukti, seperti seumur jagung (3,5 bulan) yang dimaknai dijajah 3,5 tahun.

Baca Juga :  Mitos dan Misteri Hutan Alas Purwo, Tempat Bersemedi Para Tokoh Nasional

Salah satu ramalan Jayabaya yang masih menjadi misteri adalah tentang mitos pulau Jawa yang akan terbelah.

Dalam kitab Musarar, Jayabaya menyebutkan bahwa akan ada aktivitas vulkanis Gunung Slamet yang berada di lima kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Purbalingga, Pemalang, Tegal, Brebes dan Banyumas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan