Mitos Air Terjun Mandakaripura, Legenda dan Keindahan Alam di Kabupaten Probolinggo
- account_circle M Effendi
- calendar_month Senin, 12 Feb 2024
- print Cetak

Air Terjun Madakaripura. (Foto Instagram @ikhsaneffendi)
Indo1.id – Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dikenal memiliki sejumlah objek wisata alam yang memukau.
Salah satunya adalah Air Terjun Mandakaripura, yang menyimpan mitos yang belum banyak diketahui orang.
Terletak di Dusun Sapih, Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, air terjun ini mempesona dengan ketinggian mencapai 200 meter.
Menariknya, Mandakaripura diakui sebagai air terjun tertinggi di Pulau Jawa dan kedua tertinggi di Indonesia.
Menurut legenda yang beredar, Air Terjun Mandakaripura menjadi tempat terakhir Patih Gajah Mada bertapa sebelum akhirnya moksa.
Moksa, dalam konteks ini, adalah melepaskan diri dari ikatan duniawi dan siklus reinkarnasi.
Nama Mandakaripura memiliki makna dalam tiga kata yang saling terkait: “mada” dari Gajahmada, “kari” yang berarti peninggalan, dan “pura” yang merujuk pada sembahyang atau semedi.
Masyarakat setempat meyakini bahwa Mandakaripura adalah air terjun abadi yang tak pernah kekeringan.
Pesona alamnya terpancar dari bentuk tebing di sekitarnya yang membentuk seperti gelas raksasa, menambah keunikan dan keindahan objek wisata ini.
Tak hanya itu, suasana di bawah air terjun memberikan sensasi seperti gerimis karena celah tebing yang sempit.
Wisatawan yang mengunjungi Air Terjun Mandakaripura disarankan membawa jas hujan untuk menikmati pengalaman wisata yang menyegarkan ini.
Dengan keindahan alamnya yang memukau dan mitos yang melekat, Air Terjun Mandakaripura tetap menjadi daya tarik yang tak terlupakan bagi pengunjung dari berbagai penjuru.
- Penulis: M Effendi

