Kebakaran Hebat di Jalan Kemayoran Gempol Hanguskan Ratusan Rumah
- account_circle Ari arjuno
- calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
- print Cetak

Kebakaran dasyat melanda permukiman di Jalan Kemayoran Gempol, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/1/2025). (Foto: dok. Gulkarmat Jakarta Pusat)
Indo1.id – Pada Selasa, 21 Januari 2025, sekitar pukul 01.15 WIB, kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan
Kemayoran, Jakarta Pusat.
Peristiwa ini mengakibatkan lebih dari 500 rumah hangus terbakar, tepatnya 543 bangunan, yang tersebar di 11 Rukun Tetangga (RT) terdampak.
Kronologi Kejadian
Kebakaran diduga bermula dari kompor api yang menyala di salah satu rumah warga.
Api dengan cepat menyebar ke bangunan lain akibat struktur permukiman yang padat dan material bangunan yang mudah terbakar.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 01.15 WIB dan segera mengerahkan 34 unit mobil pemadam beserta 170 personel ke lokasi kejadian.
Proses Pemadaman
Setelah berjibaku selama lebih dari lima jam, petugas berhasil melokalisir dan memadamkan api pada pukul 05.29 WIB.
Kondisi jalan yang sempit dan akses yang sulit menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
Namun, berkat kerja keras petugas dan bantuan warga setempat, api berhasil dikendalikan tanpa merambat ke area lain.
Dampak dan Kerugian
Akibat kebakaran ini, sebanyak 543 rumah di 11 RT hangus terbakar, menyebabkan ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.
Kerugian material ditaksir mencapai Rp6,3 miliar. Banyak warga yang hanya mampu menyelamatkan diri dengan pakaian di badan, sementara seluruh harta benda mereka ludes dilalap api.
Tindakan Lanjutan
Pemerintah setempat bersama instansi terkait telah mendirikan posko bantuan untuk para korban kebakaran.
Bantuan berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya mulai disalurkan.
Selain itu, dilakukan pendataan terhadap jumlah korban terdampak dan kebutuhan mendesak yang diperlukan.
Pihak berwenang juga melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***
- Penulis: Ari arjuno

