Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Korupsi di Indonesia, Ketika Rasa Malu Tak Lagi Menjadi Penghalang

Korupsi di Indonesia, Ketika Rasa Malu Tak Lagi Menjadi Penghalang

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
  • print Cetak

Indo1.id – Opini – Ketika korupsi menjadi hal biasa, maka kehancuran sebuah bangsa bukan lagi sekadar kemungkinan—ia hanya tinggal menunggu waktu.

Dan Indonesia, tampaknya tengah berjalan di jalur itu, perlahan namun pasti.

Skandal Tanpa Henti, Reaksi yang Terus Melemah

Setiap tahun, daftar pelaku korupsi bertambah. Ironisnya, tidak berbanding lurus dengan membaiknya indeks persepsi korupsi kita.

Transparency International mencatat, skor Indonesia pada tahun 2024 hanya 34 dari 100, turun dari tahun-tahun sebelumnya.

Artinya, dari sudut pandang internasional, negeri ini dianggap masih jauh dari bersih.

Yang lebih menyakitkan, publik semakin apatis. Ketika seorang pejabat tertangkap tangan, bukan kemarahan yang menggelora, melainkan gumaman: “Lagi-lagi.”

Inilah barangkali kerusakan yang paling mengkhawatirkan: ketika masyarakat mulai memaklumi kejahatan sebagai keniscayaan.

Korupsi: Kejahatan yang Menyerang dari Dalam

Korupsi bukan sekadar penggelapan dana. Ia adalah racun yang merusak sistem dari dalam.

Ia menggerogoti kepercayaan publik, menurunkan moralitas kolektif, dan melanggengkan kemiskinan struktural.

Dalam banyak kasus, korupsi bukan lagi dilakukan dalam kesunyian, tetapi dalam terang. Tidak lagi malu-malu, karena malu telah lama dibuang dari kamus kekuasaan.

Dan ini yang membuat korupsi di Indonesia begitu sulit diberantas: ia sudah terlalu dalam tertanam, terlalu luas menjalar, dan terlalu nyaman didiamkan.

Lembaga Penegak Hukum yang Tidak Selalu Tegak

Kita harus jujur: ketika penegak hukum pun terseret dalam pusaran korupsi, bagaimana mungkin rakyat bisa percaya?

Ketika Komisi Pemberantasan Korupsi yang dulu disegani kini justru kerap dilemahkan, baik lewat regulasi maupun politisasi, harapan publik terkikis pelan-pelan.

Kita menyaksikan bukan hanya praktik korupsi, tapi juga normalisasi korupsi.

Dan pada titik tertentu, korupsi bukan lagi sekadar pelanggaran hukum—ia menjadi pelanggaran nurani bangsa.

Apa yang Harus Dilakukan?

Harapan masih ada. Tapi tidak cukup hanya berharap. Kita harus bersikap.

  1. Reformasi sistem secara menyeluruh: Dari rekrutmen ASN, transparansi anggaran, hingga penguatan lembaga antikorupsi yang benar-benar independen.

  2. Restorasi etika publik: Pendidikan antikorupsi sejak dini bukan sekadar wacana, tapi agenda nyata yang harus dijalankan.

  3. Keteladanan dari atas: Tidak ada reformasi yang berhasil tanpa dimulai dari puncak kepemimpinan. Negeri ini haus akan contoh, bukan ceramah.

Penutup: Bangsa Ini Tidak Akan Maju Jika Korupsi Terus Dimaklumi

Saya tidak pesimis terhadap negeri ini. Tapi saya khawatir. Kekhawatiran yang lahir dari kenyataan bahwa kita sudah terlalu lama hidup berdampingan dengan kejahatan bernama korupsi.

Bangsa ini butuh lebih dari sekadar penegakan hukum. Ia membutuhkan kebangkitan moral, keberanian kolektif untuk berkata: cukup.

Karena jika tidak sekarang, lalu kapan? Jika bukan kita, siapa lagi?***

Oleh: Totok Towels

Penulis merupakan Rakyat jelata Indonesia

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Sudah, Cut Tari dan Richard Kevin Akhirnya Menikah

    Resmi Sudah, Cut Tari dan Richard Kevin Akhirnya Menikah

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2019
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1 Entertain – Hari yang yang akan bersejarah bagi pasangan Cut Tari dan Richard Kevin akhirnya tiba. Mereka telah melaksanakan pernikahan di daerah Kemang, Jakarta Selatan, Kamis 12 Desember 2019. Ijab kabul dilaksanakan sekitar pukul 16.15 WIB. Kakak Cut Tari, Teuku Muhammad Gadaffi yang bertindak langsung sebagai wali nikah pasangan bahagia tersebut. “Saya nikahkan adik […]

  • Busana Transparan Angel Karamoy Bikin Salfok Warganet !

    Busana Transparan Angel Karamoy Bikin Salfok Warganet !

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Imdo1.id – Angel Karamoy tak pernah untuk memamerkan keseksiannya di sosial media (medsos). Gaya seksinya kerap memancing komentar dari netizen. Seperti dalam postingan foto baru-baru ini di akun Instagram @realangelkaramoy. Dalam unggahannya, Angel terlihat mengenakan atasan panjang transparan berwarna hitam.  Hal ini membuat bra hitam dengan merek Calvin Klein yang dipakai Angel terekspos dengan jelas. Penampilannya […]

  • Kapolda Metro Jaya: Ledakan Monas Berasal dari ‘Granat Asap’

    Kapolda Metro Jaya: Ledakan Monas Berasal dari ‘Granat Asap’

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle Indriana
    • 0Komentar

    Indo1 – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar konferensi pers terkait terjadinya ledakan di Monas. Dalam penyelidikan diketahui ledakan berasal dari granat asap. “Temuan di lapangan. Ini diduga granat asap yang meledak,” terang Gatot Eddy Pramono Kapolda Metro Jaya dalam konferensi pers, Selasa 3 desember 2019. “Barangnya dari mana sedang kita dalami, akan kita sampaikan informasi […]

  • Tunjukan Eksistensi Sebagai Penyanyi Dangdut, Risma Aw Aw Rilis Lagu Berjudul ‘Tik Tok’

    Tunjukan Eksistensi Sebagai Penyanyi Dangdut, Risma Aw Aw Rilis Lagu Berjudul ‘Tik Tok’

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Memulai karier sebagai penyanyi sejak duduk di bangku kelas 1 SMK, Risma Aw Aw awalnya hanya tampil di panggung-panggung kecil di daerah asalnya.  Hingga akhirnya Risma memberanikan diri datang ke Jakarta untuk mengikuti ajang pencarian bakat Dangdut Academy Indosiar musim pertama dan Risma berhasil masuk 15 besar.  Sembilan tahun berlalu, Risma Aw Aw […]

  • Kelompok Petani Tembakau Deklarasi Dan Berdoa Dukung Ganjar Pranowo Menjadi Presiden

    Kelompok Petani Tembakau Deklarasi Dan Berdoa Dukung Ganjar Pranowo Menjadi Presiden

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Deklarasi dan doa bersama telah dilakukan oleh ratusan petani tembakau yang tergabung dalam Asosiasi Petani Temanggung Indonesia (APTI), untuk mendukung dan mendoakan agar Ganjar Pranowo terpilih sebagai Presiden pada Pemilu 2024 yang akan datang. Acara deklarasi dan doa bersama ini diadakan di lereng Gunung Sumbing, di Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Temanggung pada hari […]

  • Seorang Pria Menelan Pisang Dibungkus Kondom, Dokter Lakukan operasi untuk menggalinya

    Seorang Pria Menelan Pisang Dibungkus Kondom, Dokter Lakukan operasi untuk menggalinya

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Indo1.id || Pria yang tidak disebutkan namanya itu tiba di unit gawat darurat terdekat dengan keluhan sakit perut, mual, dan muntah yang dimulai tujuh jam sebelumnya… Dalam kasus yang tidak biasa, seorang pria berusia 34 tahun di Amerika Serikat dikirim ke rumah sakit setelah menelan seluruh pisang yang dibungkus kondom karena marah. Sebuah studi kasus […]

expand_less