Dampak Buruk Menelan Banyak Fluorida dalam Pasta Gigi, Hati=Hati!
- account_circle M Effendi
- calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
- print Cetak

π·πππππ π΅π’ππ’π ππππ πππππππ πππππππ’ π΅πππ¦ππ πΉππ’πππππ πππππ πππ π‘π πΊπππ. (π»ππππ π‘ππππ πππ‘π)
Indo1.id – Pasta gigi tidak boleh dikonsumsi atau tertelan. Ini karena pasta gigi umumnya mengandung bahan kimia seperti fluorida.
Fluorida dalam pasta gigi berfungsi untuk melindungi gigi dari pembusukan dan memperkuat enamel gigi melalui proses mineralisasi.
Namun, beberapa orang masih sengaja menelan pasta gigi, baik dengan alasan tertentu maupun tanpa alasan yang jelas, terutama pada anak-anak.
Terlalu sering menelan pasta gigi ini memiliki efek negatif pada kesehatan karena fluorida dapat menumpuk dalam tubuh atau bahkan diserap ke dalam aliran darah.
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa efek negatif yang ditimbulkan akibat menelan terlalu banyak fluorida dalam pasta gigi.
Berdasarkan laporan dari Specialist Pharmacy Service dan Iranian Journal of Basic Medical Sciences, berikut adalah lima efek negatif yang dapat terjadi:
1. Keracunan Tubuh
Penelitian menunjukkan bahwa fluorida dalam pasta gigi memiliki efek racun kimia yang berbahaya. Hal ini dapat mengganggu proses metabolisme tubuh, memproduksi radikal bebas yang berbahaya, menghambat fungsi saraf, menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, dan mengganggu irama jantung.
Oleh karena itu, kandungan fluorida dalam pasta gigi selalu diatur dengan batasan tertentu untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi. Namun, jika terlalu sering menelan pasta gigi yang mengandung fluorida, maka risiko keracunan dan gangguan kesehatan dapat meningkat.
2. Osteoporosis
Menelan pasta gigi yang mengandung fluorida secara terus-menerus dapat menyebabkan reaksi kimia kompleks kalsium. Hal ini dapat menyebabkan kekurangan kalsium (hipokalsemia) dan menghambat fungsi saraf.
Jika penggunaan pasta gigi tersebut tidak segera dihentikan, seiring waktu tulang akan semakin kehilangan kalsium dan mengakibatkan osteoporosis.
3. Fluorosis Gigi
Penyakit fluorosis gigi biasanya terjadi pada anak-anak yang menggunakan pasta gigi dengan kandungan fluorida secara berkelanjutan. Penggunaan pasta gigi dengan dosis lebih dari 1 mg/l atau 0,1 mg/kg per hari selama masa perkembangan gigi dapat mengganggu pembentukan enamel dan dentin.
Gejala umum fluorosis gigi termasuk munculnya bintik-bintik kuning kecoklatan pada gigi permanen yang baru tumbuh. Oleh karena itu, disarankan bagi anak-anak untuk menggunakan pasta gigi tanpa fluorida agar terhindar dari fluorosis.
4. Gangguan Ginjal
Ginjal merupakan organ penting dalam tubuh manusia yang berperan dalam mengeluarkan fluorida sebanyak 50-60 persen. Jika jumlah fluorida yang masuk ke dalam tubuh terlalu banyak, beban kerja ginjal akan meningkat dan fungsi ginjal dapat terganggu.
Demikian tadi uraian tentang efek negatif akibat terlalu sering menelan fluoride dalam pasta gigi, semoga bermanfaat!
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar