Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Buka Suara Terkait Penyelidikan Kasus Formula E Setelah Kepulangan Brigjen Endar Priantoro

KPK Buka Suara Terkait Penyelidikan Kasus Formula E Setelah Kepulangan Brigjen Endar Priantoro

  • account_circle M Effendi
  • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
  • print Cetak

Indo1.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pernyataan terkait nasib penyelidikan kasus Formula E setelah Brigjen Endar Priantoro kembali ke lembaga tersebut.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur, mengungkapkan bahwa tidak hanya kasus Formula E, tetapi sejumlah kasus lainnya juga akan segera ditangani.

“Dalam hal ini, bukan hanya Formula E, tapi juga beberapa kasus lainnya akan segera ditindaklanjuti dengan kehadiran kembali Brigjen Endar sebagai Direktur Penyelidikan yang definitif, mengingat sebelumnya beliau hanya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT),” ungkap Asep pada Jumat (7/7/2023).

“Dengan kehadiran beliau dalam posisi yang definitif, wewenangnya akan lebih besar.

Hal ini jelas akan memperkuat penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi, tidak hanya terkait kasus Formula E,” tambahnya.

Asep juga menegaskan bahwa tidak ada kasus yang menjadi prioritas untuk segera diselesaikan setelah Brigjen Endar kembali.

Menurutnya, penanganan kasus oleh KPK bergantung pada ketersediaan bukti yang cukup.

“Tidak ada kasus yang diberi prioritas, setiap kasus memiliki prioritas yang sama.

Namun, mengapa ada kasus yang memakan waktu lama dan ada yang cepat, itu tergantung pada ketersediaan bukti yang ada,” jelas Asep.

Sebelumnya, pemberhentian Brigjen Endar dari jabatan Direktur Penyelidikan KPK telah menimbulkan polemik.

Setelah mengadu kepada Dewan Pengawas KPK, Endar juga melaporkan dugaan maladministrasi terkait pemberhentiannya kepada Ombudsman.

“Apa bila bukti-bukti dapat ditemukan dengan cepat, maka penyelesaian kasus juga akan berjalan lebih cepat.

Jadi, tidak ada yang dapat disebut sebagai prioritas atau tidak,” tegasnya.

Dengan kembalinya Brigjen Endar Priantoro sebagai Direktur Penyelidikan KPK yang definitif, diharapkan penanganan kasus-kasus korupsi, termasuk kasus Formula E, dapat dilakukan dengan lebih efektif dan menyeluruh demi terwujudnya penegakan hukum yang adil dan transparan di Indonesia.

  • Penulis: M Effendi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iis Dahlia Enggan Nyanyikan Lagu Ramadhan Tiba, Karena Pernah Salah Lirik

    Iis Dahlia Enggan Nyanyikan Lagu Ramadhan Tiba, Karena Pernah Salah Lirik

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Penyanyi dangdut Iis Dahlia mengaku trauma menyanyikan lagu Ramadhan Tiba milik Opick. Sebab, dirinya pernah salah lirik saat melantunkan lagu itu dalam acara Voice of Ramadan. “Trauma gue,” kata Iis Dahlia saat berbincang dalam vlog Melaney Ricardo di YouTube baru-baru ini. Ibunda Devano Danendra itu menyebut video dirinya salah lirik menyanyikan lagu Ramadhan Tiba selalu […]

  • Bermain Game Bus Simulator Indonesia: Seru, Asyik, dan Edukatif

    Bermain Game Bus Simulator Indonesia: Seru, Asyik, dan Edukatif

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Game Bus Simulator Indonesia atau BUSSID adalah salah satu game simulasi mengemudi bus dengan latar belakang jalanan dan kota-kota di Indonesia. Game ini dikembangkan oleh Maleo, sebuah perusahaan game asal Yogyakarta, dan telah diunduh lebih dari 50 juta kali di Google Play Store. Game ini menawarkan pengalaman bermain yang seru, asyik, dan edukatif […]

  • Imbas Anak Pukuli Mahasiswa, AKBP Achiruddin Hasibuan Dicopot dan Ditahan

    Imbas Anak Pukuli Mahasiswa, AKBP Achiruddin Hasibuan Dicopot dan Ditahan

    • calendar_month Sabtu, 29 Apr 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – AKBP Achiruddin Hasibuan telah dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Opsnal di Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut karena melakukan pembiaran terhadap anaknya yang menganiaya mahasiswa bernama Ken Admiral. Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Dudung Adijono, menyatakan bahwa AKBP Achiruddin Hasibuan melanggar kode etik profesi dan akan ditahan di tempat khusus untuk pemeriksaan. Pihak […]

  • Hot Mom, Nisya Ahmad Adik Raffi Ahmad Pamer Body Goals Bikin Salfok Netizen

    Hot Mom, Nisya Ahmad Adik Raffi Ahmad Pamer Body Goals Bikin Salfok Netizen

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Nisya Ahmad adalah adik dari Raffi Ahmad dan kakak dari Syahnaz Sadiqah yang juga berprofesi sebagai penyanyi. Ibu dari tiga orang anak ini kerap mencuri perhatian publik dengan paras cantik dan body goals yang seksi. Meski sudah berusia 32 tahun, Nisya Ahmad tetap terlihat awet muda dan modis bak ABG. Ia juga rajin […]

  • Mau Tahu Resep Red Velvet Mille Crepes Yang Sekarang Lagi Viral? Yuk Simak!

    Mau Tahu Resep Red Velvet Mille Crepes Yang Sekarang Lagi Viral? Yuk Simak!

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Mau Tahu Resep Red Velvet Mille Crepes Yang Sekarang Lagi Viral? Yuk Simak! Indo1.id – Red velvet mille crepes adalah kue yang terdiri dari lapisan-lapisan tipis krep berwarna merah dengan krim putih di antaranya. Kue ini memiliki rasa yang manis dan lembut, serta tampilan yang cantik dan menarik. Kue ini cocok disajikan sebagai dessert atau […]

  • Mitos Pohon Bidara: Tradisi Mengusir Setan yang Tetap Hidup di Era Modern

    Mitos Pohon Bidara: Tradisi Mengusir Setan yang Tetap Hidup di Era Modern

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Pada era modern yang penuh dengan perkembangan teknologi, tradisi-tradisi kuno masih tetap hidup dalam banyak aspek kehidupan kita. Salah satu tradisi yang masih terjaga adalah pemanfaatan pohon bidara sebagai pohon yang diyakini membawa energi positif dan memiliki kemampuan untuk mengusir setan. Pohon bidara (Ficus religiosa) adalah pohon yang sering ditemukan di berbagai daerah […]

expand_less