Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Deklarasi Pemuda Berdampak Nasional: Bersatu dalam Gagasan, Bergerak dalam Aksi, Berdampak untuk Negeri Menuju Indonesia Emas 2045

Deklarasi Pemuda Berdampak Nasional: Bersatu dalam Gagasan, Bergerak dalam Aksi, Berdampak untuk Negeri Menuju Indonesia Emas 2045

  • account_circle M Effendi
  • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
  • print Cetak

Indo1.id – Pemuda Berdampak resmi menggelar Deklarasi Persatuan Pemuda Berdampak Nasional dengan mengusung tema “Bersatu dalam Gagasan, Bergerak dalam Aksi, Berdampak untuk Negeri Menuju Indonesia Emas 2045.”

Deklarasi ini menjadi momentum konsolidasi dan penyatuan semangat generasi muda untuk memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan bangsa. Melalui kegiatan ini, Pemuda Berdampak menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah kolaborasi pemuda yang berorientasi pada pengabdian, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ketahanan pangan, penguatan nilai kebangsaan, serta kontribusi nyata bagi Indonesia.

Deklarasi tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan langkah awal untuk membangun gerakan kepemudaan yang terarah, inklusif, dan berkelanjutan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ahmad Daerobi: Deklarasi sebagai Awal Gerakan Nyata

Ketua Pelaksana kegiatan, Ahmad Daerobi, menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan hasil dari semangat kolektif dan kerja bersama untuk menghadirkan ruang pengabdian yang lebih luas bagi generasi muda.

“Deklarasi Pemuda Berdampak bukan hanya tentang menyatukan pemuda dalam sebuah organisasi, tetapi juga menyatukan gagasan, semangat, dan komitmen untuk bergerak bersama. Kami ingin kegiatan ini menjadi titik awal lahirnya aksi-aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemuda tidak cukup hanya berbicara tentang perubahan, tetapi harus berani mengambil bagian dan menjadi pelaku perubahan itu sendiri.”

Ahmad Daerobi juga menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari terselenggaranya deklarasi, tetapi dari konsistensi gerakan setelah kegiatan berakhir.

Menurutnya, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap gagasan dapat diterjemahkan menjadi program yang terukur, melibatkan masyarakat, dan memberikan dampak nyata di berbagai daerah.

Bagas Yulianto: Pemuda Harus Bersatu dalam Gagasan dan Bergerak dalam Pengabdian

Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, menegaskan bahwa organisasi ini dibangun atas keyakinan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa.

“Kami percaya bahwa masa depan Indonesia tidak cukup hanya ditunggu, tetapi harus dipersiapkan dan diperjuangkan bersama. Pemuda Berdampak hadir untuk menyatukan energi, gagasan, dan keberanian generasi muda agar tidak berhenti pada wacana. Kita harus bergerak, mengabdi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.”

Bagas menyampaikan bahwa Indonesia memiliki bonus demografi dan potensi generasi muda yang besar. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pendidikan, kemampuan berwirausaha, kepedulian sosial, serta kesempatan untuk terlibat dalam proses pembangunan.

Ia menekankan bahwa perbedaan latar belakang, daerah, pemikiran, dan pengalaman tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kolaborasi.

“Kita boleh berbeda latar belakang, berbeda organisasi, dan berbeda cara pandang. Namun, ketika berbicara tentang masa depan Indonesia, kita harus mampu duduk bersama dan bekerja bersama. Bersatu bukan berarti harus seragam, melainkan memiliki tujuan bersama untuk memberikan yang terbaik bagi negeri.”

Bagas juga menegaskan bahwa semangat Pemuda Berdampak selaras dengan cita-cita Indonesia Emas 2045, yaitu membangun Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera melalui kontribusi seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda.

“Bagi kami, Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan atau target yang akan datang dengan sendirinya. Ia membutuhkan kerja keras, integritas, pendidikan yang berkualitas, kemandirian ekonomi, dan keberanian generasi muda untuk mengambil tanggung jawab. Pemuda Berdampak ingin menjadi bagian dari ikhtiar panjang tersebut.”

Novriyadi Purwansyah: Penguatan Nilai Kebangsaan dalam Gerakan Pemuda

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, S.IP., M.Si., menjadi salah satu tokoh yang relevan dalam penguatan wawasan kebangsaan dan peran pemuda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam konteks deklarasi ini, penguatan nilai-nilai Pancasila, persatuan, toleransi, demokrasi, dan semangat gotong royong menjadi landasan penting bagi gerakan kepemudaan agar mampu berkembang secara positif dan bertanggung jawab.

Draf pernyataan untuk dikonfirmasi kepada Kepala Kesbangpol Provinsi Banten:

“Kami mengapresiasi inisiatif generasi muda yang berupaya mengambil peran dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Pemuda memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi dalam pembangunan. Kami berharap gerakan kepemudaan seperti Pemuda Berdampak dapat terus menghadirkan kegiatan positif, membangun kolaborasi, dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan bertanggung jawab.”

Dari Deklarasi Menuju Program Berdampak. Bersatu dalam Gagasan. Bergerak dalam Aksi. Berdampak untuk Negeri.***

  • Penulis: M Effendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mitos Mengapa Sumur di Rumah Tidak Boleh Ditutup

    Mitos Mengapa Sumur di Rumah Tidak Boleh Ditutup

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Meskipun teknologi modern telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, tak sedikit rumah-rumah di pedesaan yang masih mengandalkan sumur sebagai sumber air. Namun, di balik kepraktisan dan ketergantungan pada sumur, terdapat sebuah mitos yang diyakini oleh sebagian masyarakat, bahwa menutup sumur bisa membawa konsekuensi yang tidak diinginkan. Menurut Hari Kurniawan, yang lebih dikenal dengan […]

  • Revitalisasi Kampung Melayu Semarang.

    Revitalisasi Kampung Melayu Semarang.

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id II Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, melibatkan masyarakat sekitar yang bermukim di kawasan kampung melayu. Tentunya agar lebih paham tentang apa yang dibutuhkan dalam proses perombakan kampungnya untuk menjadi sentra pariwisata. Peninggian jalan, memerlukan perencanaan matang dengan mempertimbangkan bangunan-bangunan tua di sekitarnya. Kalangan penjaja kuliner legendaris yang bertebaran di Kampung Melayu Semarang. keberadaan mereka […]

  • Awas! Gunung Merapi Keluarkan Guguran Lava dan Awan Panas, Beberapa Wilayah Alami  Hujan Abu

    Awas! Gunung Merapi Keluarkan Guguran Lava dan Awan Panas, Beberapa Wilayah Alami Hujan Abu

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id Gunung Merapi pagi kemarin tercatat mengalami 3 kali guguran vulkanik, dengan Amlitudo di angka 4-24 mm dengan durasi 61.5-136.9 detik. Sebut Balai Penyelidikan PEngembangan Teknologi (BPPTKG) Daerah IStimewa Yogyakarta. “Awan panas guguram di Gunung Merapi tanggal 8 Februari 2023 pukul 07.10 WIB,” tutur Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi […]

  • Mitos dan Cerita Mistis dari Keampuhan Kayu Galih Asem

    Mitos dan Cerita Mistis dari Keampuhan Kayu Galih Asem

    • calendar_month Jumat, 12 Jan 2024
    • account_circle Ari arjuno
    • 0Komentar

    Indo1.id – Meskipun kayu Galih Asem memiliki berbagai manfaat yang telah diakui secara ilmiah. Beberapa masyarakat atau kelompok tertentu mungkin juga menaruh kepercayaan terhadap mitos atau keampuhan mistis yang terkait dengan kayu ini. Berikut beberapa mitos yang berkembang terkait keampuhan kayu Galih Asem: Keberuntungan dan Kejayaan: Beberapa masyarakat mungkin meyakini bahwa memiliki atau memanfaatkan kayu […]

  • Heboh Penemuan Spektakuler Patung Dewa Bersayap di Irak!

    Heboh Penemuan Spektakuler Patung Dewa Bersayap di Irak!

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Tim arkeolog Prancis berhasil menemukan patung dewa bersayap berusia 2.700 tahun di situs Khorsabad, Irak utara. Patung ini merupakan salah satu dari beberapa patung yang menggambarkan Lamassu, dewa pelindung Kerajaan Asiria yang berpusat di Mesopotamia, Irak. Patung ini memiliki berat 18 ton dan ukuran 3,8 x 3,9 meter. Patung ini ditemukan dalam kondisi […]

  • Electabilitas Ganjar Naik Lagi, Ini Penjelasan Lembaga Survey SMRC

    Electabilitas Ganjar Naik Lagi, Ini Penjelasan Lembaga Survey SMRC

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Dukungan publik terhadap Ganjar Pranowo dalam pemilihan presiden (Pilpres) kembali menguat setelah sempat mengalami kemerosotan pasca dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Hal ini terungkap dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 11-14 April 2023. Dalam presentasi hasil survei yang dirilis pada 15 April 2023, […]

expand_less