Siap-siap, Malam Ini Bisa Saksikan Gerhana Bulan Penumbra

  • Bagikan
π‘†π‘–π‘Žπ‘-π‘ π‘–π‘Žπ‘, π‘€π‘Žπ‘™π‘Žπ‘š 𝐼𝑛𝑖 π΅π‘–π‘ π‘Ž π‘†π‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘˜π‘Žπ‘› πΊπ‘’π‘Ÿβ„Žπ‘Žπ‘›π‘Ž π΅π‘’π‘™π‘Žπ‘› π‘ƒπ‘’π‘›π‘’π‘šπ‘π‘Ÿπ‘Ž (πΉπ‘œπ‘‘π‘œ π‘˜π‘Žπ‘π‘Žπ‘Ÿπ‘π‘–π‘ π‘›π‘–π‘ .π‘π‘œπ‘š)

Indo1.id – Mulai dari malam ini hingga dini hari besok, akan terjadi Gerhana Bulan Penumbra di seluruh wilayah Indonesia. Fenomena ini bisa disaksikan mulai pukul 21.15 WIB dan berakhir pada pukul 01.30 WIB keesokan harinya. Puncaknya akan terjadi pada pukul 23.24 WIB.

“Semua wilayah Indonesia bisa menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Penumbra malam ini, yang terjadi pada tanggal 5-6 Mei 2023,” demikian keterangan tertulis dari Rhorom Priyatikanto, seorang peneliti di Pusat Riset Antariksa BRIN, pada Jumat (5/5/2023).

Baca Juga :  Rumor Pergantian Dirut Pertamina, Ahok Dikabarkan Bakal Gantikan Nicke Widyawati

Priyatikanto menjelaskan bahwa gerhana bulan penumbra terjadi ketika piringan bulan memasuki bayangan penumbra bumi.

Bayangan penumbra terbentuk ketika hanya sebagian cahaya matahari yang terhalang oleh Bumi.

Fenomena ini terjadi karena pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang dinamis.

Gerhana ini hanya bisa terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Baca Juga :  Resmi, Pemerintah dan KPU Sepakati Pemilu 2024 Pada 14 Februari

Penyebabnya adalah posisi Bulan, Bumi, dan Matahari yang hampir segaris, tetapi tidak cukup segaris untuk menghasilkan Gerhana Bulan total.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan