Terkait Klaim China, Lima KRI Dikirimkan Guna Amankan Perairan Natuna
- account_circle Hanken Arya
- calendar_month Sabtu, 4 Jan 2020
- print Cetak

KN Tanjung Datu saat mengusir kapal Coast Guard Tiongkok di Perairan Natuna pada 19 Desember 2019
Indo1 Nasional – Lima Kapal Republik Indonesia (KRI) dikirimkan ke Perairan Natuna, Kepulauan Riau, guna pengamanan wilayah. Hal ini mengingat beberapa waktu lalu, ada kapal asing yang dikawal coast guard China.
“Tiga KRI sejak beberapa hari lalu sudah berada di Natuna dan hari ini dua KRI dari Jakarta sudah tiba di Natuna,” jelas Mayor Marinir Saul Jamlaay, Kepala Dispen Lantamal IV/Tanjungpinang pada Sabtu (4/1).
Mayor Marinir Saul menjelaskan bahwa kondisi Natuna saat ini aman. Seluruh kapal asal Cina telah diusir dari Perairan Natuna. Selain KRI, pengamanan juga dilakukan dengan menggunakan pesawat intai maritim.
“Kondisi sekarang landai, sudah aman. Namun, perairan di Natuna tetap dikawal ketat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mayor Marinir Saul mengemukakan bahwa Lantamal IV/Tanjungpinang telah mengirimkan bantuan logistik dalam pelaksanaan operasi pengamanan Natuna. Lanal Ranai terlibat langsung dalam pengamanan Perairan Natuna.
“Kalau personel, tidak ada dari Lantamal IV, namun kami membantu logistik,” terangnya.
Mayor Marinir Saul menegaskan bahwa kejadian kapal-kapal asing asal China yang masuk ke Natuna mendapat atensi negara. Lantamal IV/Tanjungpinang ini memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan tersebut sejak lama.
“Kami memberi perhatian khusus terhadap pengamanan di daerah perbatasan, seperti di Natuna,” tegasnya.
Perlu diketahui, pada Senin (30/12/2019) Kementerian Luar Negeri Indonesia telah memanggil Duta Besar China Xiao Qian guna pengajuan protes ke Beijing usai mendapatkan informasi bahwa 63 kapal penangkap ikan China dan 2 kapal penjaga pantai telah berlayar di perairan Natuna sejak 19 Desember. Di lain sisi, China tetap bersikukuh mematuhi hukum internasional termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut atau UNCLOS 1982. (I1AA12)
- Penulis: Hanken Arya


Saat ini belum ada komentar