- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Atasi Pandemi, Milenial Diajak Jadi Relawan Kemanusiaan

  • Bagikan
Walokota Bogor, Bima Arya

Indo1, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor mengajak para pemuda untuk menjadi relawan pejuang kemanusiaan.

Syaratnya berusia 18 tahun ke atas dan berkomitmen untuk menjadi relawan dengan bersedia mengikhlaskan waktu, tenaga dan pikiran. Caranya bisa mendaftarkan diri secara daring di http://bit.ly/kotabogorbutuhkamu

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyatakan, program relawan pemuda ini merupakan salah satu langkah mengatasi pandemi Covid-19.

Ada dua tugas utama relawan ini. Pertama, relawan surveilans, membantu memantau warga yang sedang isolasi mandiri (isoman). Kedua, relawan distribusi logistik, membantu menyalurkan kebutuhan pokok warga terdampak.

Masih kata Bima, kondisinya saat ini sangat darurat. Kalau tidak melakukan hal cepat, maka situasi akan memburuk. Kasus kematian melonjak. Hari ini yang paling gawat adalah stok oksigen habis, termasuk di rumah sakit.

“Kalau ini tidak ditangani maka akan terjadi bencana besar,” katanya saat rapat dengan KNPI Kota Bogor, OPD terkait dan BUMD.

Menyikapi situasi seperti itu, dia mengaku langsung menghubungi beberapa menteri untuk meminta bantuan memasok kebutuhan oksigen di Kota Bogor.

“Kemarin saya bergerak cepat mencari oksigen kemana-mana, menghubungi beberapa menteri. Alhamdulillah hari ini dapat pasokan 100 tabung besar perhari dari Krakatau Steel,” sebutnya.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor ini juga meminta Dinkes Kota Bogor untuk mendata kebutuhan tabung oksigen, baik untuk warga yang isoman maupun di rumah sakit.

“Ini harus gerak cepat. Kita akan laporkan ke Menkes dan Menteri BUMN kebutuhannya, diluar jalur yang ada,” tegasnya.

Bima Arya menyebut, saat ini warga sebagian besar isoman. Di sisi lain SDM Dinkes Kota Bogor terbatas dalam memantau rutin warga. Untuk itu, perlu bantuan relawan untuk memonitornya.

“Nanti akan dibekali APD, oximeter untuk saturasi. Karena kuncinya saturasi, begitu saturasi drop, treatmennya berbeda. Nanti puskesmas yang terjun,” katanya.

Kemudian relawan juga membantu memantau perkembangan distribusi logistik.  Jadi distribusikan logistik ke lapangan. Sistemnya kelurahan yang mendistribusikan. Yang jadi prioritas adalah warga isoman yang tidak bisa makan yang akan disuplai.

“Baru kemudian kita prioritaskan warga yang tidak bisa bekerja yang tidak bisa makan. Nah, itu kita percayakan kepada lurah-lurah,” tambahnya

Tapi lanjut Politisi PAN itu, akan baik sekali kalau bisa dibantu temen-temen di wilayah. Relawan ini akan diperkuat relawan di luar OKP, misalnya dengan DPPKB.

Sementara Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Sapta Bela Alfaraby secara tegas menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemkot Bogor.

“Kami siap untuk membantu pemkot dalam menangani Covid-19 ini. Di tingkat kecamatan  akan kita susun timnya. Nanti kami akan koordinasikan dengan Dispora,” ujar Sapta.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *