- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Alkohol pada Parfum Dapat Terdeteksi, Simak Ulasannya!

  • Bagikan
Ilustrasi

Parfum saat ini sudah menjadi kebutuhan setiap orang untuk menunjang penampilan, dan alkohol menjadi salah satu bahan yang kerap terkandung didalamnya.

Bagi pengguna yang sensitif terhadap penggunaan alkohol dalam parfum terutama yang mempunyai masalah kulit, hal ini merupakan masalah tersendiri.

Mengatasi permasalahan tersebut, tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan alat pendeteksi alkohol pada parfum. Alat yang diciptakan disebut-sebut dapat mendeteksi keamanan parfum bagi pengguna berkulit sensitif.

Menurut Ketua Tim Perancang Peudecskin, Linaniyyatul Masruroh, “Alat bernama Peudecskin ini dapat memberikan informasi apakah parfum aman atau tidak digunakan oleh penderita kulit sensitif,”

Lina menambahkan, kadar alkohol pada parfum cukup bervariasi, bergantung pada konsentrasi pewangi parfum. Cara kerja Peudecskin yaitu memanfaatkan sensor array berbasis senyawa aromatik, sehingga kadar alkohol dapat ditentukan melalui identifikasi jenis parfum. Langkah pertama ialah parfum disemprotkan pada Peudecskin.

“Partikel-partikel gas akan ditangkap reseptor dan diidentifikasi oleh delapan sensor pada alat,” tutur mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri tersebut.

Setelah melewati delapan sensor (Gravimetric Sensor Arrays) didapati data karakteristik alkohol parfum yang kemudian dianalisis menggunakan metode neural network. Data karakteristik alkohol pada parfum akan dicocokkan dengan data yang telah dihimpun secara digital lalu diklasifikasikan menurut jenis alkoholnya.

“Pengklasifikasian jenis alkohol ini dilakukan dengan aplikasi MatLab Graphical User Interfaces (GUI),” sambung Lina.

Lina pun melanjutkan, Peudecskin mampu mengindentifikasi 12 turunan alkohol dengan akurasi sempurna yaitu 100 persen didukung data penilaian risiko kuantitatif. Data karakteristik 12 turunan alkohol diperoleh dari penelitian terdahulu.

Dengan mendeteksi jenis alkohol pada parfum, maka dapat diketahui pula apakah alkohol parfum tergolong aman atau tidak digunakan oleh konsumen berkulit sensitif.

Indikator keamanan parfum sendiri dinyatakan melalui GUI dengan tiga tingkat kadar alkohol yaitu week, strong, atau extreme.

“Bila terkategori tidak aman, maka buzzer pada alat akan menyala sebagai tanda peringatan,” ujar Lina.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *