Sejak saat itu ia mulai mempelajari agama Kristen. Terlebih setelah bertemu sang kekasih, yang kini menjadi suaminya.
“Sekarang saya sudah menerima Yesus dalam kehidupan saya. Puji Tuhan tidak akan berubah sampai kapanpun juga,” ucap dia.
Saat hal ini diberitahukan kepada keluarganya, sang ibu, Mamah Dedeh terutama, sangat marah.
“Saya datang ke rumah di hari Lebaran, tapi saya diusir. Dibilang murtad,” Ucap Alya Theresia.
Hanya saja, sampai artikel ini ditulis, Mamah Dedeh belum memberikan respons atas klaim ke perempuan tersebut, yang mengaku sebagai anaknya.








