Komunikasi Chat antara Johanis Tanak dan Pejabat ESDM, Jadi Polemik.

  • Bagikan
πΎπ‘œπ‘šπ‘’π‘›π‘–π‘˜π‘Žπ‘ π‘– πΆβ„Žπ‘Žπ‘‘ π‘Žπ‘›π‘‘π‘Žπ‘Ÿπ‘Ž π½π‘œβ„Žπ‘Žπ‘›π‘–π‘  π‘‡π‘Žπ‘›π‘Žπ‘˜ π‘‘π‘Žπ‘› π‘ƒπ‘’π‘—π‘Žπ‘π‘Žπ‘‘ 𝐸𝑆𝐷𝑀, π½π‘Žπ‘‘π‘– π‘ƒπ‘œπ‘™π‘’π‘šπ‘–π‘˜. (πΉπ‘œπ‘‘π‘œ πΌπ‘›π‘ π‘‘π‘Žπ‘”π‘Ÿπ‘Žπ‘š @π·π‘’π‘‘π‘–π‘˜π‘ π‘’π‘šπ‘ π‘’π‘™)

Johanis menyampaikan klarifikasinya bahwa chat tersebut terjadi pada Oktober 2022, sebelum dirinya bertugas di KPK dan menjelang usia pensiun.

Johanis mengakui bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan Idris dan keduanya berbincang terkait bisnis yang akan dibangun oleh Johanis di dunia hukum bisnis.

Namun, Johanis menegaskan bahwa niatnya tersebut urung terwujud karena saat ini dirinya telah menduduki posisi sebagai Wakil Ketua KPK.

Baca Juga :  Anies Hadiri Gelaran Pertama Ajang E-Prix di Sirkuit Ancol Jakarta

Dalam konteks kasus korupsi tukin di Kementerian ESDM, Johanis Tanak menyatakan bahwa KPK akan terus mengusut kasus tersebut dan akan menindak siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

Johanis juga menegaskan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan keadilan dan memberantas korupsi di Indonesia.

Sebagai seorang pejabat publik, Johanis Tanak menyadari pentingnya integritas dan transparansi dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  Novi PKS: Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, 'Tak Hormati Budaya Indonesia'

Johanis menegaskan bahwa dirinya tidak akan terlibat dalam tindakan korupsi dan akan selalu bekerja untuk kepentingan rakyat dan bangsa.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan