Indo1.id – Pohon nagasari memiliki nama ilmiah Palaquium Rostratum. Di negara lain kayu nagasari memiliki nama yang berbeda, seperti di Filipina disebut NATO, di Belanda disebut Balam Teroeng.
Populasi pohon nagasari banyak ditemukan di daerah Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Kepulauan Sunda Kecil, Maluku dan beberapa pulau lainnya.
Hasil utama dari pohon nagasari ialah pemanfaatan batang kayunya. Berikut ini akan dijelaskan mengenai ciri-ciri pohon nagasari dan manfaatnya bagi kehidupan manusia.
Tanaman Nagasari di beberapa daerah di Indonesia disebut dengan beberapa nama yang berbeda seperti Balam Bakulo (Palembang), Balam Pucung (Kubu), Nyatoh Darat (Bangka), Nyatoh Pisang (Bangka Belitung), Balam Pucung, Nyatoh Terung, Pulai Pipit (Minangkabau), Nyatoh Terung (Lampung), Nagasari (Jawa)
Memang banyak pemahaman manfaat dari kayu ini di dasarkan atas alasan daya magis bertuah dari kayu ini. Meski sulit dibuktikan secara empiris atau lewat studi penelitian.
Namun Sesuatu yang belum bisa di buktikan dari penelitian belum tentu tidak ada. Lebih bijak jika kita menganggapnya bahwa sifat bertuah ini belum ditemukan keilmiahannya dan memang dimungkinkan ada sifat magis yang dimilikinya.
Berikut manfaat dari kayu nagasari.
1. Karya seni bertuah
Kayu nagasari sebagian orang di yakini orang memiliki daya magis yang positif bagi orang-orang yang jujur. Sebaliknya akan menjadi racun bagi orang-orang yang memiliki sifat jelek. Kayu ini di jadikan oleh para seniman untuk di buat menjadi karya seni yang selai memiliki nilai keindahan juga memiliki nilai magis. Sebut saja seperti tasbih, cincin, hiasan dinding, kalung, ornamen ruangan, dll.
2. Keselamatan saat berkendara
Kekuatan kayu nagasari memang dipercaya sangat bertuah. Bahkan banyak yang menganggapnya adalah kayu bertuah paling Ampuh. Kayu nagasari ini bisa digunakan sebagai hiasan, ornamen, ataupun tasbih yang bisa di bawa seseorang saat berkendara. Diiringi dengan sunatullah yang tepat dengan berhati-hati di jalan maka kita akan selamat selama berkendara.
3. Harmonisasi rumah tangga
Kayu nagasari ini selain dipercaya untuk memberikan keselamatan selama berkendara juga dipercaya untuk menjaga keharmonisan keluarga. Sifat bertuahnya ini diyakini hanya berhasil bagi orang-orang yang jujur. Jika kita memiliki sifat negatif dalam berumah tangga seperti tidak ikhlas, selalu mengeluh terhadap pasangan diyakini tidak akan memberikan keharmonisan nantinya.