“Keren Pak Ganjar. Semoga bisa jadi capres 2024 dengan restu Ibu Mega dan Pak Jokowi,” tulis akun @nurul_hidayat_.
“Isu kerenggangan hubungan antara Pak Jokowi dan Ibu Mega itu hoax ya Pak? Semoga tetap harmonis dan solid,” tulis akun @siti_nurjanah_.
Isu kerenggangan hubungan antara Jokowi dan Megawati mencuat setelah Jokowi memberikan pidato dalam Rakernas V Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/5). Dalam pidatonya, Jokowi menyebut bahwa mungkin ada calon presiden yang didukung oleh relawannya hadir di acara tersebut.
Pernyataan ini disinyalir sebagai kode dukungan kepada Ganjar yang juga hadir dalam acara tersebut. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Jokowi tidak sejalan dengan Megawati yang belum memberikan arahan politik terkait Pilpres 2024.
Namun, isu ini dibantah oleh PDI-P. Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa hubungan antara Jokowi dan Megawati tetap baik-baik saja. Ia juga menegaskan bahwa PDI-P tidak akan terpecah karena perbedaan pendapat.
“Hubungan Pak Jokowi dan Ibu Mega sangat baik. Tidak ada masalah sama sekali. PDI-P adalah partai yang solid dan tidak akan terpecah karena perbedaan pendapat,” kata Hasto dalam keterangannya, Senin (5/6).








