Ternyata Segini Biaya untuk Pendakian ke Everest! Udah Bertaruh Nyawa, Mahal Pula!

  • Bagikan
Keindahan Sagarmatha; puncak everest di ketinggian 8000m. (Foto: instagram @nimsdai)

4. Biaya lain-lain
Selain biaya-biaya di atas, para pendaki juga harus memperhitungkan biaya lain-lain seperti visa, asuransi, perlengkapan pribadi, tip, dan biaya darurat. Biaya ini bisa mencapai US$10.000 atau sekitar Rp141 jutaan per orang.

Jadi, total biaya untuk pendakian ke Everest bisa berkisar antara US$66.000 hingga US$85.000 atau sekitar Rp931 juta hingga Rp1,2 miliar per orang.

Baca Juga :  Inilah 5 Kebiasaan yang Mampu Memperpanjang dan Meningkatkan Kualitas Hidup

Biaya ini tentu saja tidak termasuk biaya pengangkutan atau evakuasi jenazah jika pendaki meninggal di gunung. Biaya pengangkutan atau evakuasi jenazah bisa mencapai US$20.000 atau sekitar Rp284 juta per orang.

Dengan biaya yang sangat mahal tersebut, tidak heran jika hanya sedikit orang yang mampu dan berhasil mendaki ke puncak Everest.

Baca Juga :  Tips Liburan Hemat, Tak Kuras Isi Kantong, Simak Dibawah!

Menurut data dari Himalayan Database, sejak tahun 1950 hingga 2020, ada 10.184 orang yang berhasil mencapai puncak Everest dari 23.509 orang yang mencoba.

Namun, ada juga 311 orang yang meninggal di gunung tersebut akibat kelelahan, kekurangan oksigen, cuaca buruk, atau kecelakaan.

Kebanyakan korban meninggal berada di zona kematian, yaitu area di atas ketinggian 8.000 meter di mana suhu sangat dingin dan oksigen sangat langka.

Baca Juga :  Law of Attraction, Hukum Tarik-Menarik yang Bisa Mewujudkan Impian Anda

Oleh karena itu, mendaki ke Everest bukanlah hal yang bisa dianggap enteng. Para pendaki harus mempertimbangkan segala risiko dan konsekuensi yang mungkin terjadi sebelum memutuskan untuk mengejar mimpi mereka.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan