Wisata Edukasi Candi Sukuh: Candi Hindu Kontroversial di Lereng Gunung Lawu.
- account_circle Nugroho
- calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
- print Cetak

Suasana siang di Candi Sukuh Karanganyar Jawa Tengah. (Foto: instagram @nada_arini)
Indo1.id – Candi Sukuh adalah sebuah kompleks candi Hindu yang terletak di lereng barat Gunung Lawu, di Dusun Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Candi ini diperkirakan dibangun pada akhir abad ke-15 Masehi, pada masa akhir Kerajaan Majapahit. Candi ini dianggap kontroversial karena bentuknya yang kurang lazim dan karena penggambaran alat-alat kelamin manusia secara eksplisit pada beberapa figurnya.
Candi Sukuh pertama kali ditemukan kembali dalam keadaan runtuh pada tahun 1815 oleh Johnson, Residen Surakarta pada masa pemerintahan Raffles. Selanjutnya, candi ini diteliti oleh berbagai ahli, seperti Van der Vlis, Hoepermans, Verbeek, Knebel dan W.F. Stutterheim.
Pada tahun 1928, Dinas Purbakala Hindia Belanda melakukan ekskavasi untuk kepentingan rekonstruksi dan penemuan objek terpendam.
Candi Sukuh memiliki arsitektur yang unik dan berbeda dengan candi-candi Hindu lainnya di Jawa Tengah. Candi ini memiliki struktur berteras-teras (punden berundak) yang menunjukkan adanya sinkretisme antara budaya asli Nusantara dengan Hinduisme.
Relief-relief yang menghiasi candi ini juga menampilkan bentuk tubuh manusia yang menyerupai wayang kulit, dengan wajah tampak samping tetapi tubuh tampak depan.
Candi Sukuh diduga dibangun untuk tujuan pengruwatan, yaitu menangkal atau melepaskan kekuatan buruk yang mempengaruhi kehidupan seseorang akibat ciri-ciri tertentu yang dimilikinya.
Dugaan ini didasarkan pada relief-relief yang memuat cerita-cerita pengruwatan, seperti Sudamala dan Garudheya, dan pada arca kura-kura dan garuda yang terdapat di candi ini.
Candi Sukuh menempati areal seluas sekitar 5.500 meter persegi, terdiri dari tiga teras bersusun. Teras pertama memiliki gapura masuk berbentuk segitiga dengan atap limas bertingkat sembilan belas. Teras kedua memiliki gapura masuk berbentuk segi empat dengan atap limas bertingkat dua puluh satu.
Teras ketiga memiliki gapura masuk berbentuk setengah lingkaran dengan atap limas bertingkat dua puluh tiga. Setiap gapura memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan tingkatan spiritual dan kosmologi Hindu.
Candi Sukuh merupakan candi yang menyimpan banyak cerita sejarah dan kebudayaan yang menarik untuk diketahui. Candi ini juga merupakan candi yang memiliki keindahan arsitektur dan pemandangan alam yang menakjubkan. Candi ini layak menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang wajib dikunjungi.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar