Awas!, Tertawa Berlebihan Dapat Berdampak pada Kesehatan Rahang

  • Bagikan
πΌπ‘™π‘’π‘ π‘‘π‘Ÿπ‘Žπ‘ π‘– π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘‘π‘Žπ‘€π‘Ž. (πΉπ‘Ÿπ‘’π‘’π‘π‘–π‘˜ π‘“π‘œπ‘‘π‘œ)

Ketika seseorang mengalami kejang gelastik, mereka akan mengalami ekspresi wajah yang tidak terkendali, seperti tertawa, tersenyum, atau menyeringai.

Pengangkatan tumor biasanya diperlukan untuk mengendalikan kejang dan tawa yang tidak terkendali.

4. Aneurisma otak

Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang menonjol di otak.

Jika seseorang dengan kondisi ini tertawa berlebihan, pembuluh darah tersebut berisiko pecah dan menyebabkan sakit kepala parah.

Baca Juga :  Tak Hanya Harum, Bunga Melati Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Lho, Simak!

Hal ini dapat mengganggu aliran oksigen ke otak.

Dalam kasus yang parah, aneurisma dapat menyebabkan kematian karena kerusakan sel otak.

5. Cataplexy

Cataplexy adalah kondisi di mana otot-otot wajah tiba-tiba melemah, terutama setelah bangun tidur.

Kondisi ini dapat terjadi saat seseorang tertawa secara berlebihan.

Cataplexy sering terkait dengan narkolepsi, gangguan tidur yang ditandai dengan tidur berlebihan, sleep paralysis, dan halusinasi.

Baca Juga :  Tips Memperbaiki dan Mencegah Kerusakan Rambut agar Mudah Diatur

Tertawa yang sangat kuat dapat memicu cataplexy.

Itulah beberapa bahaya kesehatan yang dapat timbul akibat tertawa berlebihan.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga kendali saat tertawa agar tidak berdampak negatif pada kesehatan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan