Meskipun belum dapat memastikan harga tiket komersial yang akan beroperasi pada Oktober mendatang, Arya memastikan bahwa KCJB sudah dapat diperkenalkan kepada masyarakat umum pada bulan Agustus 2023.
Masyarakat akan diberikan kesempatan untuk mencoba naik kereta cepat dari Stasiun Halim ke Stasiun Padalarang dengan gratis dan diperkirakan waktu tempuhnya sekitar 20 menit.
Dari Stasiun Padalarang, KCJB akan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia untuk menyediakan moda transportasi feeder yang akan mengantarkan penumpang hingga Stasiun Bandung.
“Jadi, jika ada pihak yang mengatakan bahwa proyek ini akan terlambat sampai tahun depan, itu merupakan hoaks dan berita yang tidak terkini,” tegasnya.
Konsultan Pengujian KCJB, Chen Dongsheng, juga menjelaskan bahwa mereka telah melakukan uji coba berulang kali, termasuk pada hari ini, di mana mereka mencoba menggabungkan kereta operasional dengan kereta penumpang dalam perjalanan pulang pergi untuk menguji potensi kendala yang mungkin terjadi.
Chen Dongsheng menyatakan bahwa berbagai standar seperti kelistrikan dan kestabilan, termasuk saat kereta melintasi terowongan, telah memenuhi standar kereta cepat yang ada di Tiongkok.
“Uji coba dilakukan sesuai dengan standar yang diterapkan.
Pada 22 Juni, Pak Luhut naik, sudah dilaporkan bahwa semua sistem sudah bisa memenuhi semua standar yang digunakan di China,” pungkasnya.








