Pada masa Jokowi, stadion Lebak Bulus direncanakan untuk digantikan menjadi stasiun MRT.
Anies hanya melakukan peresmian di JIS, dan kualitas JIS yang tidak memadai, ditambah dengan masalah keamanan seperti penonton yang masuk ke lapangan dan minimnya pintu keluar, merupakan hasil dari karya Anies yang menyebabkan kegagalan sebagai tempat pertandingan. Akhirnya, stadion tersebut hanya digunakan untuk konser dan kegiatan non-olahraga,” jelasnya.
Selanjutnya, Gilbert juga mengkritik trotoar yang juga dianggap sebagai salah satu karya Anies Baswedan.
Dia menyatakan bahwa trotoar di DKI Jakarta sebenarnya salah konsep.
“Konsep trotoar tersebut tidak tepat jika dilihat dari segi jalur sepeda.
Gagasan ini menjadi karya yang justru menambah kemacetan di Jakarta, dan merupakan kontribusi Anies dalam menjadikan Jakarta sebagai kota yang terpolusi di dunia,” tambahnya.
Gilbert Simanjuntak menegaskan bahwa dalam pandangannya, gagasan dan karya yang diusung oleh Anies Baswedan tidak memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan Jakarta.
Kritik keras ini menjadi bagian dari perdebatan mengenai kinerja Anies Baswedan sebagai kepala daerah dan potensi pencalonannya sebagai presiden di masa depan.