Ketua Yayasan Putra Nasional Indonesia, Pamriadi, mengungkapkan bahwa pembangunan patung ini tidak akan menggunakan anggaran negara atau daerah.
Pembangunan akan dilakukan melalui kerjasama gotong royong dengan melibatkan para donatur dan simpatisan Presiden Pertama RI tersebut.
Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan ini mencapai sekitar Rp 14,5 miliar.
Dengan demikian, pembangunan Patung Proklamator RI, Soekarno, yang akan menjadi patung tertinggi di Indonesia dan di dunia, akan dilakukan di Bandung dengan pembiayaan dari para donatur dan simpatisan.
Pembangunan ini bertujuan untuk menghormati dan mengenang perjuangan Bung Karno dalam memimpin perjuangan kemerdekaan Indonesia.