Udah Tahu Apa Itu Anthrax, Penyakit yang Baru Ramai Gegerkan Warga DIY!

  • Bagikan
Gambaran lab test bakteri anthrax. (Foto: pixabay/shameersrk)

Gejalanya berupa mual, muntah, diare, nyeri perut, dan perdarahan. Jenis ini jarang terjadi tetapi memiliki tingkat kematian yang tinggi jika tidak segera diobati.

– Antrak injeksi: terjadi ketika spora masuk ke dalam tubuh melalui penggunaan heroin suntik yang terkontaminasi.

Gejalanya berupa pembengkakan dan borok di tempat suntikan, demam, nyeri otot, dan syok.

Baca Juga :  Mengenal Penyakit 'Power Syndrome' yang Mengancam Hubungan dan Kepemimpinan

Jenis ini baru ditemukan di Eropa dan sulit untuk diobati.

Penyakit antrak dapat didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, tes kulit, tes cairan cairan tubuh lainnya (seperti dahak atau cairan serebrospinal), atau biopsi jaringan.

Pengobatan penyakit antrak dilakukan dengan memberikan antibiotik yang sesuai dengan jenis infeksi.

Pengobatan harus dimulai secepat mungkin setelah diagnosis untuk mencegah komplikasi yang fatal.

Baca Juga :  Manfaat Kesehatan dari Tanaman Sarang Semut: Menggali Potensi Herbal Papua

Pencegahan penyakit antrak dapat dilakukan dengan cara:

– Menghindari kontak dengan hewan atau produk hewan yang terinfeksi atau dicurigai terinfeksi.

– Memasak daging hewan sampai matang sebelum dikonsumsi.

– Menggunakan alat pelindung diri (seperti masker, sarung tangan, dan baju pelindung) jika bekerja di tempat yang berisiko terpapar spora bakteri.

Mendapatkan vaksinasi antrak jika bekerja di bidang yang berhubungan dengan hewan ternak atau bakteri antrak.

Baca Juga :  Inilah 5 Keuntungan Olahraga Skipping Bagi Tubuh Kamu!

Penyakit antrak adalah penyakit serius yang dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala-gejalanya dan segera mencari bantuan medis jika dicurigai terinfeksi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan