Yuk Kenali Apa Sih Penyakit ADHD Itu? Viral Gegara Sebuah Postingan di TikTok!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
- print Cetak

Ilustrasi penderita Attention Deficit Hyperactivity Disorder (Foto: The Guardian)
Indo1.id – ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah gangguan mental yang menyebabkan seseorang sulit memusatkan perhatian, serta berperilaku impulsif dan hiperaktif. Kondisi ini biasanya muncul sejak usia anak-anak dan dapat berlanjut hingga dewasa.
ADHD dapat mengganggu prestasi belajar, hubungan sosial, dan kesejahteraan penderita. Selain itu, ADHD juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, gangguan kepercayaan diri, dan penyalahgunaan narkoba atau alkohol.
Penyebab ADHD belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor yang diduga berperan dalam terjadinya ADHD adalah faktor genetik, lingkungan, dan gangguan pada otak.
Gejala ADHD dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Gejala utama ADHD adalah:
1. Sulit memusatkan perhatian
Penderita ADHD sering tidak fokus, mudah terganggu, lupa, atau kehilangan barang-barang penting. Mereka juga sulit menyelesaikan tugas atau pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi.
2. Berperilaku impulsif
Penderita ADHD sering bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu, mengambil risiko yang tidak perlu, atau mengganggu orang lain. Mereka juga sulit menunggu giliran atau mengikuti aturan.
3. Hiperaktif
Penderita ADHD sering gelisah, tidak bisa diam, atau berbicara terlalu banyak. Mereka juga sering berlari-larian, melompat-lompat, atau memainkan barang-barang yang tidak seharusnya.
Diagnosis ADHD dilakukan oleh dokter atau psikolog dengan melakukan wawancara, observasi, dan tes psikologis. Tidak ada tes laboratorium atau pencitraan yang dapat mendiagnosis ADHD.
Pengobatan ADHD dilakukan dengan kombinasi obat-obatan dan psikoterapi. Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati ADHD adalah stimulan seperti metilfenidat atau amfetamin yang dapat meningkatkan aktivitas otak dan meredakan gejala. Psikoterapi yang digunakan untuk mengobati ADHD adalah terapi perilaku kognitif yang dapat membantu penderita mengubah pola pikir dan perilaku negatif.
Selain pengobatan medis, penderita ADHD juga membutuhkan dukungan dari keluarga, teman, guru, dan lingkungan sekitar. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu penderita ADHD adalah:
1. Memberikan perhatian dan pujian
Penderita ADHD perlu mendapatkan perhatian dan pujian positif ketika mereka melakukan sesuatu dengan baik. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi mereka.
2. Menyediakan struktur dan rutinitas
Penderita ADHD perlu memiliki struktur dan rutinitas yang jelas dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat membantu mereka mengatur waktu, tugas, dan tanggung jawab mereka.
3. Memberikan instruksi yang sederhana dan jelas
Penderita ADHD perlu mendapatkan instruksi yang sederhana dan jelas ketika diminta untuk melakukan sesuatu. Hal ini dapat membantu mereka memahami apa yang diharapkan dari mereka.
4. Mengurangi gangguan
Penderita ADHD perlu mengurangi gangguan yang dapat mengalihkan perhatian mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan tempat yang tenang dan nyaman untuk belajar atau bekerja.
5. Meningkatkan aktivitas fisik
Penderita ADHD perlu meningkatkan aktivitas fisik yang dapat membantu mereka mengeluarkan energi dan stres. Hal ini juga dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka.
ADHD adalah gangguan mental yang dapat diatasi dengan pengobatan dan dukungan yang tepat. Penderita ADHD dapat menjalani hidup yang normal dan produktif jika mereka mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar